Angin Kencang, Pohon di Jetak Tumbang ke Jalan
Hujan lebat disertai angin kencang yang turun sore ini mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu turut Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, Senin (7/1/2019) sore.
Hujan lebat disertai angin kencang yang turun sore ini mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu turut Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, Senin (7/1/2019) sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, memperkirakan puncak musim hujan di Bojonegoro terjadi pada bulan Februari mendatang. Saat ini, meski hujan mengguyur wilayah Bojonegoro namun intensitasnya masih normal.
Hujan lebat yang mengguyur Kota Bojonegoro, Jumat (14/12/2018) mengakibatkan jalan protokol tergenang karena banjir.
Selain banjir bandang menggenangi rumah di Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, Minggu (25/11/2018) sore, ratusan rumah di Kecamatan Bubulan juga tak luput dari banjir bandang. Berdasarkan hasil pendataan petugas, seratusan rumah tersebut tersebar di tiga desa.
Tak hanya belasan rumah warga di Desa/Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, Minggu (25/11/2018) malam, tergenang banjir bandang, hektaran tanaman jagung milik warga juga tergenangi air bercampur lumpur dan batu.
Hujan lebat yang terjadi di wilayah selatan mengakibatkan banjir di jalan poros Kecamatan Dander-Bubulan, turut Dusun Karangpacar, Desa Cancung, Kecamatan Bubulan, Minggu (25/11/2018) sore ini.
Setelah sukses terselenggaranya acara Festival Banyu Urip (FBU) dan sesaat setelah acara Fun Bike Tour de Gayam #3, Minggu (18/11/2018) sore hari terjadi hujan lebat disertai angin puting beliung. Karena kencangnya angin, panggung dan juga tenda yang belum sempat diambil oleh pihak penyelenggara luluh lantak.
Hujan deras disertai angin puting beliung terjadi, Jumat (16/11/2018) di Dusun Baru, RT.14/RW.003, Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Akibat kejadian itu rumah warga sekitar roboh.
Musim penghujan yang mulai datang tidak disia-siakan oleh para petani. Seperti petani yang berada di Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas ini, yang langsung bergerak cepat dengan menebar benih padi, guna mempersiapkan masa tanam.
Setelah beberapa kali hujan turun dan menandakan bahwa musim penghujan datang, petani yang mempunyai sawah tadah hujan kini mulai menanam padi.