Vaksin sinovac akhirnya tiba di Bojonegoro selasa dini hari (26/1/2021), kedatangan vaksin sinovac yang diproduksi Negera China ini diharapkan mampu menambah optimisme pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 termasuk juga di Bojonegoro.
Pemahaman penuh tenaga kesehatan akan program vaksinasi Covid-19 sangat penting. Berbagai survei menunjukkan tenaga kesehatan adalah pihak terpercaya dalam mengedukasi masyarakat tentang vaksin Covid-19.
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang dari 26 Januari -8 Februari 2021. Keputusan ini diambil karena kasus aktif per 22 Januari 2021 mencapai lebih dari 150 ribu pasien. Sementara itu angka kasus terkonfirmasi positif sejak awal pandemi mencapai 965.283 orang. Dengan adanya perpanjangan PPKM ini, masyarakat luas diharapkan ikut memberi sumbangsih dalam mengendalikan pandemi dengan cara beraktivitas di rumah saja.
Banyaknya informasi-informasi salah atau hoaks bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Penyebarannya pun sangat cepat, satu hoaks bisa tersebar ke ribuan orang melalui berbagai platformmedia.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Bojonegoro, pada (21/1/2021) terkait evaluasi pelaksanaan penanganan, covid-19 Kabupaten Bojonegoro.
Pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuat banyak kalangan peduli untuk membantu menanggulangi virus tersebut. Seperti halnya PT Supra Primatama Nusantara, Biznet menyerahkan ribuan masker N 95 kepada RSUD Disodori Djatikoesoemo Bojonegoro.
Perkembangan harian penanganan Covid-19 Per 24 Januari 2021, jumlah pasien sembuh sudah mencapai 798.810 orang atau persentasenya sebesar 80,7%. Jumlah ini termasuk penambahan pasien sembuh harian sebanyak 7.751 orang