Skip to main content

Category : Tag: Konsumen


Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis

Sebanyak 31.553 Depot Air Minum (DAM) tidak layak Higienitas Sanitas Pangan (HSP). Dari total 60.272 DAM yang tercatat hanya 28.719 yang dinyatakan layak. Hal itu diungkap Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam upaya menggalakkan perlindungan konsumen, melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN).

UPT LPSK Klaim Jumlah Kasus Perkara Libatkan Konsumen Turun

UPT LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) Bojonegoro, mengklaim bahwa kasus penyelesaian perkara yang melibatkan konsumen mengalami penurunan. Turunnya perkara yang melibatkan konsumen itu, dikarenalkan sudah banyaknya masyarakat mengetahui bagaimana menyelesaikan masalah yang dihadapi dan mendapat solusi terbaik.

UPT LPSK: Perkara Leasing Masih Dominasi Pengaduan ke BPSK

epanjang 2019 lalu, UPT Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Bojonegoro, telah menangani puluhan kasus perkara konsumen. Dari puluhan kasus itu, 7 perkara tersebut gagal diselesaikan, dikarena konsumen kurang bukti saat mengajukan perkara.

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-74

Pasar Murah juga Mendorong Stabilisasi Harga

Dorong stabilisasi harga kebutuhan, Lembaga Perlindungan Kosumen (LPK) Bojonegoro, membuka stand pasar murah pada kegiatan rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 74 yang dilaksanakan di halaman kantor Bakorwil Bojonegoro. Dari puluhan stand yang ada tersebut, stand pasar murah yang paling banyak diserbu oleh pengunjung jalan sehat.

Dongkrak Pengunjung, Resto Siapkan Stategi

Di semester kedua ini konsumen retoran mengalami penurunan 10% dibanding semester pertama lalu. Meski tidak berpengaruh secara signitifikan berbagai strategi baru terus dilakukan agar bisa meningkatkan pengunjung.

Perumahan Tipe 45 Didominasi Konsumen Pengusaha

Penjualan perumahan tipe menengah ke atas didominasi dari kalangan pengusaha dan pegawai kantoran yang ada di Kota Ledre. Hal ini dikarenakan masih tingginya harga rumah menengah ke atas yang membuat tidak semua orang bisa membeli.