Hasil panen padi yang diletakkan di pinggir jalan memancing para pelaku tindak kejahatan untuk mencurinya. Hal itu seperti yang dilakukan oleh pelaku inisial BI dengan mengangkut gabah hasil panen milik petani yang ditinggal pemiliknya.
Rekapitulasi suara Pemilu 2019 hingga kini masih dalam proses perhitungan di tingkat kecamatan. Meski begitu, sudah ada dua kecamatan yang sudah menyelesaikan rekapitulasi dan disetorkan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro.
Setiap Jumat, tepatnya sebelum adzan berkumandang untuk Jumatan, tampak polisi wanita telah berjaga di jalan raya. Tepatnya di masjid yang dekat dengan jalan raya dengan lalu lintas padat. Seperti depan Masjid Attaqwa, Jalan Teuku Umar, Masjid Agung Darussalam Jalan Hasyim Asari dan Masjid Islamic Center Jalan Panglima Polim. Pengamanan tersebut untuk menjaga keselamatan masyarakat yang akan menunaikan ibadah salat Jumat. Hingga berakhir salat, Polwan masih berjaga dan sampai benar-benar masyarakat telah habis.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro telah mengajukan nota dinas. Namun masih dalam proses revisi. Hal itu kaitannya dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019.
Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dianggap mandul lantaran Paripurna 2 Raperda Inisiatif DPRD tidak jelas.
Tuntutan ahli waris pemilik tanah terkait permintaan dikembalikannya alih fungsi Kantor Kecamatan Baureno ke Lembaga pendidikan seperti sedia kala, memang sudah lama berhembus.
Polemik status tanah yang sekarang didirikan Kantor Kecamatan Baureno, diduga belum beres. Pasalnya ahli waris pemilik tanah, Moch. Shohib Bulqhoir, warga Desa/Kecamatan Baureno dengan barang bukti surat kepemilikan tanah tetap menuntut keadilan status tanah tersebut.
Penarikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tidak selalu berjalan mulus. Ternyata, ada Kecamatan yang bandel menyetorkan PBB-P2. Bahkan kecamatan tersebut tiga tahun belakangan ini masih punya tunggakan diantaranya adalah Kecamatan Bojonegoro, Kalitidu, Gayam, Dander, Kapas, Padangan, Trucuk, Baureno dan Sumberrejo. Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com sembilan kecamatan tersebut tercatat tiga tahun terakhir mulai 2016, 2017 dan 2018 selalu menunggak PBB-P2.
Realisasi penarikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2018, diklaim melebihi target dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Guna memaksimalkan pelayanan publik di setiap jajaran pemerintahan, Pemerintah Kecamatan melaksanakan pembinaan bagi para petugas di tataran kecamatan hingga Pemerintah Desa (Pemdes).