Dibandingkan 2016, Pemudik di Terminal Meningkat
Lonjakan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro tahun 2017 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016. Meskipun tahun ini dihitung sampai H+6 sudah banyak dibanding 2016 sampai H+7.
Lonjakan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro tahun 2017 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016. Meskipun tahun ini dihitung sampai H+6 sudah banyak dibanding 2016 sampai H+7.
Memasuki puncak arus balik 2017 penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro mengalami peningkatan. Bahkan lonjakan penumpang di terminal tipe A itu mengalami peningkatan 200 persen lebih pada hari Minggu (2/7/2017).
Harga minyak mampu menguat pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta). Namun jika dihitung secara enam bulanan atau paruh tahun, harga minyak bukukan penurunan terbesar sejak 1998.
Harga minyak naik lebih dari satu persen pada perdagangan Rabu didorong oleh penurunan produksi AS. Kenaikan harga minyak tersebut mengabaikan data bertambahnya persediaan minyak dunia.
Tas berisi uang yang ditemukan petugas di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Kamis (29/6/2017) sudah diambil pemiliknya Jumat (30/6/207), Ruth Firstin Winanti Bale. Perempuan berambut panjang itu tercatat sebagai mahasiswi asal Desa Jatiblimbing RT.04/RW.01 Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Meskipun lonjakan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro terjadi kontinue sejak H-7 sampai sekarang. Pihak terminal tipe A yang ada di Kota Ledre itu memprediksikan lonjakan penumpang akan terjadi Sabtu (1/7/2017) besok.
Tas rangsel berisi uang Rp 12 juta yang ditemukan di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, sudah diketahui pemiliknya. Identitas pemilik tas, Ruth Firstin Winanti Bale, mahasiswi asal Desa Jatiblimbing RT.04/RW.01 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Petugas terminal Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro terkejut, Kamis (29/6/2017). Pasalnya menemukan sebuah tas hitam berisi uang Rp 12 juta di dalamnya beserta peralatan rias dan pakaian.
Selama mudik-balik lebaran 2017 pemudik di terminal Tajekwesi Bojonegoro setiap hari memadati terminal. Hal itu berbeda dengan penumpang mudik-balik lebaran 2016, yang melonjak H-3 lebaran.
Angin semilir sepoi-sepoi. Sesekali berdesir kencang. Pagi itu, cuaca tidak seberapa cerah, karena mendung sudah menggelayut di sebelah timur. Matahari pun enggan menampakkan sinarnya padahal musim seharusnya telah memasuki kemarau.