Setiap tahun, Pertamina EP terus mencatatkan neraca keuangan yang positif di industri minyak dan gas (Migas) hingga akhir 2018. Tidak tanggung-tanggung, laba bersih telah melampaui target tahunan.
Dibayangi oleh kekhawatiran atas hilangnya pasokan dari Iran akibat sanksi Amerika Serikat (AS), harga minyak mentah dunia pada perdagangan Rabu (3/10) waktu AS atau Kamis (4/10) WIB mencatatkan rekor tertinggi baru dalam 4 tahun terakhir.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan badan usaha milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melakukan pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2017, bersama DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Lapangan Tiung Biru (TBR) di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro sempat menghasilkan minyak mentah 1.000 barel per hari (BPH) dan terakhir dikisaran 800 BPH. Namun, untuk kepentingan energi yang lebih besar sumur minyak di tempat tersebut ditutup.
Sumbangsih minyak dari Lapangan Tua yang termasuk wilayah kerja Pertamina EP Asset 4 Field Cepu masih terbilang tinggi. Yakni di kisaran 2.417 barel per hari (BPH).
PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu optimis bisa memenuhi target produksi di tahun 2018, yang mencapai 14,012 Barrels of Oil per Day (BOPD). Dengan meningkatkan kualitas sumur andalan, diklaim akan dapat menjaga asupan energi di negeri ini.
Setelah sukses menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberap hari lalu, kini mulai Senin hingga Kamis (9-12/4/2018), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), mulai dari Jurusan Teknik Energi Terbarukan (TET) yang bekerjasama dengan PT Bahana Multi Teknik, Jurusan Teknik Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dengan BLK, dan Jurusan Teknik Pemboran Minyak dan Gas Bumi (TPMG) dengan Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB PPEJ) di CPA dan PAD A lapangan mingas Mudi Desa Rahayu Kecamatan Soko Tuban.
ementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada Februari 2018 mencapai US$ 61,61 per barel.
Harga minyak turun lebih dari 3 persen pada Penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta), dengan harga minyak AS turun di bawah US$ 60 per barel untuk pertama kalinya sejak Desember karena kekhawatiran kenaikan pasokan.
Harga minyak mentah dunia turun 1,5 persen tertekan penguatan dolar dan kenaikan output minyak mentah Amerika Serikat (AS). Namun harga ini tetap berada di jalur kenaikan terbesar di bulan Januari dalam lima tahun.