Berita Foto
Kampanye Anti Bullying di Sekolah
Mahasiswa KKN UNUGIRI 2025 dari Kelompok 02 di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, menggelar sosialisasi anti bullying di sekolah.
Mahasiswa KKN UNUGIRI 2025 dari Kelompok 02 di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, menggelar sosialisasi anti bullying di sekolah.
Mahasiswa KKN UNUGIRI 2025 dari Kelompok 02 di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, terus menggelar program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan langkah tenang dan penuh rasa syukur, Ahmad Farid Utsman, Ketua Prodi PIAUD UNUGIRI, maju ke depan untuk menerima PPIAUD Indonesia Award sebagai “Prodi Teladan Mutu Kategori Penelitianâ€. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan kampus tak pernah sia-sia.
Berbagai kegiatan positif dan membangun dilakukan mahasiswa KKN UNUGIRI Kelompok 2 yang ada di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
Untuk mengurangi sampah di sekolah dan madrasah agar bernilai manfaat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNUGIRI Kelompok 50, menyelenggarakan kegiatan “Rembug Bareng Gerakan Kurangi Sampah Kita (KURASAKI)†Selasa (5/8/25) kemarin, di Balai Desa Sendangharjo, Ngasem, Bojonegoro.
Setelah mengikuti pelantikan bersama, Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dengan menggelar kegiatan Capacity Building.
Tampak, Wagub Emil baru sampai di Kampus UNUGIRI tempat acara dilaksanakan, disambut Bupati Bojonegoro, Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.
Menandai awal rangkaian NU FEST 2025 dan Pelantikan PCNU Bojonegoro bersama Banom PC GP Ansor, PC Fatayat NU, PC IPNU dan PC IPPNU, masyarakat Nahdliyin, seputan jamaah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bojonegoro akan menggelar khataman Qur'an serentak.
Terus, mau dibawa kemana NU Bojonegoro? Simak lengkapnya ulasan di PodCast Channel Youtube PCNU Bojonegoro bersama Ketua Tanfidziyah dr. Kholid Ubed, Sp.PD dan Sekretaris Moh. Zainudin, M.Pd.
Kegiatan ini merupakan upaya mengenal lebih jauh kuliner tradisional Indonesia sembari menjalin kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal. Tampak, warga tengah menata tahu yang sudah siap jual.