Skip to main content

Category : Tag: Nama


Sosialisasi Penanganan Gulma, Ahli dari Jepang Kunjungi Petani Tanjungharjo

Gulma merupakan rumput liar yang sering tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan. Tumbuhnya gulma pada area pertanian ini tentunya akan sangat mengganggu pertumbuhan tanaman, sehingga apabila tidak segera ditanggulangi maka akan berdampak pada rendahnya kualitas hasil pertanian yang sudah dibudidayakan.

Potensi Porang di Bojonegoro (3)

Disperta Dorong Galakkan Tanam Porang

Tanaman porang tahun 2020 ini, tengah menjadi perhatian oleh masyarakat yang berada di wilayah Selatan Kabupaten Bojonegoro. Tanaman porang tersebut mempunyai nilai jual cukup tinggi, dan hasilnya bisa mensejahterakan ekonomi masyarakat.

Potensi Porang di Bojonegoro (2)

Perdes yang Antisipasi Pencuri Porang

Harga yang mahal dan menjadi komoditi pertanian baru, tanaman porang di wilayah Kecamatan Gondang dan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, benar-benar dilindungi. Bahkan, Pemerintah Desa (Pemdes) Klino, Kecamatan Sekar membuat pagar dengan Peraturan Desa (Perdes).

Program Aku Sehat

Kampus Ungu-EMCL Buat Taman Toga di Desa

Salah satu upaya peningkatan manfaat Program Aku Sehat yang diselenggarakan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan STIKes ICsada di Tahun 2019, yakni dengan membuat Taman Toga.

Diserang Ulat, Petani Jagung Pasrah

Puluhan hektar lahan pertanian di Kecamatan Ngambon dan sekitarnya terserang hama ulat. Para petani pun dihantui gagal panen akibat serangan hama ini.

Benih Bibit Tembakau Rusak, Petani Tidak Dapat Bantuan

Ratusan kilogram benih bibit tembakau untuk bantuan petani rusak, sehingga tahun 2019 ini petani tembakau tidak bisa mendapat bantuan dari Dinas Pertanian (Disperta ) Bojonegoro, lantaran bibit tembakau yang ada, bila diberikan kepada petani tidak menjamin bisa tumbuh maksimal.

Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan

Kemarau yang berlangsung sebelum masa tanam membuat petani kelabakan memilih tanaman yang cocok dan bisa diandalkan saat kemarau panjang, alhasil beberapa petani lebih memilih tembakau. Seperti yang dilakukan petani Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Merebut Pedasnya Rejeki Cabai Lompong

Petani cabai lompong sekarang ini lagi sumringah, karena harganya relatif mahal. Rerata di tingkat petani di kisaran Rp34.000/kilogram.

Kebutuhan Cabai Bojonegoro Dipasok dari Luar Kota

Minimnya petani cabai di Kabupaten Bojonegoro membuat pasokan cabai di Kota Ledre terbatas. Beberapa petani cabai sendiri tidak bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Bojonegoro. Hal itu yang menjadi salah satu pemicu mahalnya harga cabai di pasaran.