Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran
Menjelang lebaran, sebagian besar umat muslim melakukan ziarah ke makam keluarga maupun leluhurnya.
Menjelang lebaran, sebagian besar umat muslim melakukan ziarah ke makam keluarga maupun leluhurnya.
Warga Bojonegoro selatan mempunyai tradisi nyekar yang dilaksanakan khusus Hari Jumat Pahing. Tampak sejak pagi, warga di Desa Nglampin Kecamatan Ngambon berbondong-bondong menuju pemakaman desa untuk ziarah dan bersih-bersih pemakaman.
Nyekar ke makam adalah sebuah tradisi yang sudah mengakar di tanah Jawa, banyak tradisi dan budaya yang dihasilkan dari akulturasi agama dan kearifan lokal.
Sebagai bagian mengisi bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama menggelar kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim, Rabu (30/5/2018).
Aksi memborong barang yang biasa dilakukan masyarakat terlebih saat Bulan Ramadan dan Lebaran dinilai bisa memicu kenaikan harga. Karena itu, Pj Bupati Bojonegoro Suprianto melalui Kabag Humas, Heru Sugiharto berharap warga tak melakukan aksi borong untuk menjaga stabilitas harga.
erdasarkan keputusan sidang isbat, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan tanggal 1 Ramadan 1439 H jatuh pada hari Kamis (17/5/2018) lusa. Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kemenag Republik Indonesia, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).
Menjelang bulan Ramadan masyarakat di Desa/Kecamatan Bubulan melaksanakan tradisi nyekar ke makam leluhur meraka.
Menjelang Idul Fitri, tepatnya pada bulan suci ramadhan hari ke 21 hingga malam 29 atau Malem Songo, sebagian warga di Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, melakukan nyekar di makam keluarga yang sudah meninggal dunia.