Skip to main content

Category : Tag: Oi


Menerjemahkan Janji Pendidikan Bupati Baru

Terpilihnya Bupati Bojonegoro versi hitung cepat (quick count) diperhelatan Pilkada Rabu (27/6/2018) kemaren menjadi bukti bahwa sebentar lagi Kota Ledre akan mempunyai pemimpin baru. Yang menurut para pakar survei, bahwa hasil hitung cepat tidak akan beda jauh dengan hasil manual hitung resmi yang akan dikeluarkan oleh KPU.

Kirab Koin NU

Fantastis, Hasil Koin NU Bojonegoro Tembus Rp150 Juta

Kirab koin NU yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) beserta Majelis Musyawarah Cabang (MWC) NU se Kabupaten Bojonegoro, mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari masyarakat Nahdiyin. Bahkan, kirab koin yang dimulai dari MWC Baureno dan diakhiri dari Kecamatan Kota sejak pagi tersebut tembus Rp150.589.500.

Kirab Koin NU

Saat Ini Kirab Koin NU Sampai Ngasem

Kirap Koin Nahdlatul Ulama (NU) PCNU Kabupaten Bojonegoro, yang dilaksanakan hari Selasa, (29/5/2018). Berawal dari ujung timur Bojonegoro yaitu Kecamatan Baureno dan akan berakhir di Kantor PC NU Bojonegoro.

Konvoi Setelah UNBK, Siswa Baureno Diamankan

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK telah berakhir kemarin, Kamis (5/4/2018). Hari ini, Jumat (6/4/2018), beberapa pelajar di Kecamatan Baureno nekat melakukan aksi konvoi dengan ugal-ugalan dan juga mencoret-coret baju meski belum ada pengumuman kelulusan, sehingga mereka harus berurusan dengan Polisi Sektor (Polsek) Baureno untuk didata dan dibina.

Penemuan Bayi di Ngambon

Kini, Suami Pelaku Pembuang Bayi Perjalanan dari Malaysia

LA pembuang bayi di Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, wanita berusia 30 tahun itu tega menelantarkan darah dagingnya sendiri setelah melahirkan lantaran malu hamil padahal suaminya bekerja di Malaysia.

Mengoptimalkan Fungsi Masjid

Membaca buku karya Supardi dan Teuku Amiruddin yang berjudul "Konsep Manajemen Masjid: Optimalisasi Peran Masjid" (2001), menarik sekali sisi uraian pendahuluannya setelah penulis baca. Kritik pedas –penulis buku– alamatkan kepada segenap Takmir Masjid yang mengabaikan bagaimana mengelola masjid agar berfungsi secara optimal. Tujuannya tidak lain, ingin menggugah para Takmir Masjid agar keberadaan masjid bisa difungsikan perannya sebagaimana masa Rasulullah Saw. Terlebih, jumlah Masjid di Provinsi Jawa Timur saja sudah ada 50.222 buah, pada Tahun 2013 bila mengutip http://simbi.kemenag.go.id pada laman Bimas Islam dalam Angka (BIDA), Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.

Agar Masjid tidak Sepi Peminat

Menjadi pengurus masjid zaman now, saling mempertanyakan kemana para remaja hingga absen sama sekali dari masjid patut menjadi kajian bersama. Pertanyaan itu cukuplah beralasan, sebab kebanyakan takmir masjid kebingungan kala masjid ada kegiatan. Karena yang tampak adalah generasi tua. Padahal secara kodrati, bertambahnya umur manusia pasti juga menyurutkan kekuatan secara fisik yang tak seideal tenaga, semangat dan pikiran saat muda. Lalu