Menjelang Puasa, Harga Kambing Masih Stabil
Menjelang bulan puasa ramadan yang tinggal 2 bulan lagi, harga hewan khususnya kambing masih terpantau normal, Rabu(5/4/2017).
Menjelang bulan puasa ramadan yang tinggal 2 bulan lagi, harga hewan khususnya kambing masih terpantau normal, Rabu(5/4/2017).
Harga cabai rawit merah turun di pasar tradisional Bojonegoro dijual Rp80.000 per kilogram. Penurunan harga terjadi dalam tiga hari terakhir ini. Harga cabai sebelumnya atau tiga hari lalu di kisaran Rp100 ribu per kilogram.
Tak ada yang menyangka, jika di Dusun Krajan, Desa Belun, Kecamatan Temayang ada seorang peternak puyuh bernama Budi Santoso, yang saat ini telur hasil ternaknya mendominasi pasar di Temayang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengembangkan proyek pembangunan 1.000 embung atau waduk kecil di 28 kecamatan. Salah satu embung yang sudah terealisasi dibangun di Bojonegoro yaitu embung pedang atau yang akrab disapa dengan waduk pedang oleh masyarakat di sekitar sana.
Ratusan warga memadati lokasi pasar murah yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar Bojonegoro di Pondok Pesantren Al Munawwar, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Minggu ( 19/3/2017).
Beberapa pedagang di Pasar Kedungadem yang saat ini menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) di belakang Kantor BRI mengeluhkan penjualan yang sepi. Para pedagang yang sudah pindah sejak tiga bulan itu berharap untuk segera dipindahkan ke pasar baru.
Sebanyak 354 unit lapak yang bisa ditempati pedagang Pasar Kedungadem di pasar baru. Dari jumlah tersebut, diantaranya 50 unit untuk jenis kios, los sebanyak 279 unit, dan 25 unit untuk lapak lesehan.
Pemindahan para pedangan Pasar Kedungadem yang sebelumnya menempati Tempat Penampungan Sementara lantaran pasar tengah dibangun, dipastikan molor.
Keberadaan tiga pasar daerah yang baru yakni Pasar Sugihwaras, Malo, dan Pasar Kedungadem diharapkan bisa menjadi sentra wisata khususnya bagi masyarakat wilayah setempat.
Tidak hanya Pasar Kedungadem saja yang belum dilakukan pemindahan pedagang sampai bulan Maret ini, tapi juga Pasar Sugihwaras dan Malo. Molornya pemindahan ini disebabkan karena masih adanya koordinasi antara Dinas Perdagangan dan pedagang.