Lagi Warga Bojonegoro Keluhkan Pelayanan Distribusi Air Bersih PDAM
Pelanggan kembali mengeluhkan terhambatnya distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro.
Pelanggan kembali mengeluhkan terhambatnya distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah memberangkatkan 118 atlet dan official untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-13 dan Pekan Paralympic Daerah (Peparpeda) ke-1 Provinsi Jawa Timur.
Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Bojonegoro resmi melaksanakan program Inklusi setelah melakukan kegiatan kick off pada Kamis (27/10/2022).
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro, berupaya terus berbenah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Termasuk dalam melayani stok kebutuhan air bersih untuk keperluan mandi, cuci hingga memasak.
Kabupaten Bojonegoro, rencananya akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar pada tanggal 8 hingga 12 November 2022 mendatang di Kabupaten Sidoarjo. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga akan mengirimkan sebanyak 130 atlet dan official dari 12 cabang olahraga, yaitu atletik, renang, panahan, balap sepeda, sepatu roda, selam, karate, taekwondo, pentaque, tenis lapangan, catur dan panjat tebing.
Di musim hujan ini, sebagian warga mengeluhkan bahwa air PDAM miliknya tidak menyala dengan lancar.
Proyek pembangunan drainase di beberapa titik Kota Bojonegoro kini mulai dilakukan pengerjaan kembali. Namun sebagian warga yang terdampak, justru mengeluhkan bahwa air PDAM miliknya mati dan tidak menyala.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro memberikan bantuan biaya pemasangan Sambungan Rumah (SR) kepada masyarakat penghasilan rendah yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut diperuntukkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kuota 1900 warga pada tahun 2022 ini.
Intensitas curah hujan yang tinggi, mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro terkena dampak banjir genangan. Bahkan hal ini juga mengakibatkan kondisi air PDAM kerap mati, lengkap dengan air yang keluar juga sering keruh.
Sebagai upaya untuk menurunkan tingkat penularan Covid-19 dan tercapainya kekebalan komunitas, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah melalui Surat Edaran tertanggal 28 Oktober 2021, meminta melakukan skreening pengunjung dengan aplikasi PeduliLindungi.