Dana Pinjaman Bunga 0 Persen Pegadaian
Dapat pinjaman tanpa bunga pastinya sangat diincar oleh masyarakat. Melihat hal itu, pegadaian memberikan solusi atas segala permasalahan dengan memberikan pinjaman tanpa bunga.
Dapat pinjaman tanpa bunga pastinya sangat diincar oleh masyarakat. Melihat hal itu, pegadaian memberikan solusi atas segala permasalahan dengan memberikan pinjaman tanpa bunga.
PT Pegadaian (Persero) cabang Kabupaten Bojonegoro mencatat emas batangan dan perhiasan menjadi barang paling favorit untuk digadaikan guna mendapatkan pinjaman.
PT Pegadaian (Persero) cabang Kabupaten Bojonegoro telah memasarkan fasilitas kredit terbaru, Rahn Tasjily Tanah (RTT). Produk keuangan tersebut merupakan fasilitas kredit mikro bagi petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Demi bisa tetap stabil menghadapi tingginya kebutuhan dan mahalnya harga barang, tak sedikit masyarakat yang akhirnya menggadaikan barang berharga demi bisa mendapatkan sejumlah uang dalam waktu yang terbilang singkat. Sertifikat tanah pun tak luput dari benda yang diagunkan sebagai solusi utama.
Melalui Arrum Haji, PT. Pegadaian Persero cabang Bojonegoro telah memberikan kemudahan kepada nasabah untuk mendapatkan nomor porsi haji lebih cepat, mengingat daftar tunggu keberangkatan haji yang cukup lama.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, transaksi penebusan barang di Pegadaian Kota Bojonegoro mengalami kenaikan. Sebaliknya, transaksi kredit atau menggadaikan barang justru mengalami penurunan.
Menjelang Ramadan membawa berkah bagi bisnis gadai. Permintaan pembiayaan dari gadai naik saat bulan puasa dan lebaran. Hal ini disebabkan tingkat konsumtif masyarakat naik, sehingga mendorong para pemilik usaha untuk mencari tambahan modal.
Awal triwulan ke dua pada tahun 2019 ini, Kantor Pegadaian Cabang Bojonegoro masih dominasi oleh pegadai yang menggadaikan barang berupa logam mulia emas di setiap harinya.
Pada awal tahun 2019, nasabah pegadaian alami peningkatan. Peningkatan tersebut terjadi sejak akhir tahun 2018, dan terus meningkat hingga awal tahun 2019.
Pasca Hari Raya Idul Fitri, Pegadaian Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan nasabah. Hingga saat ini nasabah pegadaian belum lagi stabil meskipun saat ini memasuki momen penerimaan peserta didik baru, yang mana pada momen seperti ini biasa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengajuan gadai.