#blokBojonegoroTV
Khotmil Quran Milad Ke-3 Ponpes Modern MUTU
Khotmil Quran Milad Ke-3 Ponpes Modern MUTU
Khotmil Quran Milad Ke-3 Ponpes Modern MUTU
Rangkaian Haul ke-29 KH. Moh Sholeh atau biasa dikenal Mbah Yai Sholeh yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Attanwir Talun Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro hari ini mencapai puncaknya.
Kesuksesan program pemerintah pusat dalam percepatan program vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19, harus didukung semua pihak termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Seperti proses vaksinasi yang mulai menyasar pondok pesantren di daerah penghasil minyak, sebutan lain Kabupaten Bojonegoro.
Jumlah santri yang mendaftar di beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) yang tersebar di Bojonegoro meningkat selama pandemi.
Jumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Bojonegoro semakin bertambah banyak. Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, ada sebanyak 283 pesantren di Kota Migas.
Program One Pesantren One Product (OPOP) sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa secara offline dan online pada Desember 2020 lalu di Kota Surabaya.
Berdayakan ekonomi santri melalui program One Pesantren One Product (OPOP), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan silaturahim sekaligus kolaborasi pesantren dengan berbagai pihak. Di antaranya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (
Beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) di Bojonegoro memilih untuk memulangkan santrinya terlebih awal sebelum adanya pembatasan mudik.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pondok pesantren tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19.
Keberadaan pelajar termasuk santri sangat penting dalam menjaga dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seperti yang dilakukan Al-Rosyid Dander, Bojonegoro yang terus menanamkan kesatuan dan persatuan melalui pramuka dengan mengadakan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD).