Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, ketika musim hujan kebanyakan disertai dengan petir atau kilat yang menyambar-nyambar. Sehingga, bagi masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan harus tahu trik menghindarinya.
Informasi blokBojonegoro.com, Selasa (24/12/2024), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, hari ini diprediksi wilayah Bojonegoro tidak ada hujan petir.
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro sukses menyelenggarakan Final Adzan Competition dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-10 UNUGIRI. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 21 Desember 2024, bertempat di Auditorium KH. Hasyim Asy'ari lantai 3 Gedung Rektorat UNUGIRI, dihadiri oleh sejumlah pejabat dan civitas academica UNUGIRI, termasuk Rektorat, BPP, para direktur, dekan, dan Kaprodi. Tak ketinggalan, para peserta beserta pendamping mereka turut memeriahkan acara yang menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-10 UNUGIRI ini.
Kabupaten Bojonegoro tak pernah kehabisan talenta-talenta berbakat pada bidangnya. Kali ini, 2 drummer perempuan asal Kabupaten Bojonegoro mampu bersaing dan tembus tingkat nasional. Mereka adalah Bilqis Inocent Putri Jatmiko, dan Nafisa Aidarana Putri, yang merupakan murid Peristiwa Harmonni (PH) Music School.
Sebagai bentuk wadah potensi siswa, Pesantren Modern Al Aly menggelar kompetisi. Event bertajuk Al Aly Competition ini merupakan agenda tahunan Pesantren Modern Al Aly, yang mana pada tahun 2024 ini menjadi pelaksanaan ke 7.
Aisyiyah Student Competition Indonesia (ASCI) ke - 7 yang diadakan di kawasan Wana Wisata Dander Bojonegoro selama empat hari, sejak 27-30 November 2023 akhirnya sukses digelar. Hal ini ditunjukkan dengan semangat para peserta yang tetap aktif dan antusias pada acara penutupan ASCI 7 Bojonegoro.
Panitia Penyelenggara (Panpel) Piala Soeratin U-13 yang digelar di Stadion Letjen Soedirman, Kota Bojonegoro diduga tak mengantongi ijin dari kepolisian. Namun, piala bergengsi tersebut masih berjalan, bahkan terdapat sebuah insiden yang menyebabkan satu pemain tersambar petir hingga meninggal dunia.
Tegar Dwi Prasetya (14) merupakan anggota klub Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda (IM) Bojonegoro yang mengikuti kompetisi pertamanya Piala Soeratin U-13 di Stadion Letjen Soedirman (SLS) Bojonegoro.
Tegar Dwi Prasetya bin Chandra Prasetya (14), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Bojonegoro meninggal dunia usai menjalani perawatan karena tersambar petir saat bermain bola Piala Soeratin U-13 di Stadion Letjen Soedirman, pada Jumat (3/11/2023).