Skip to main content

Category : Tag: Pt Bbs


Seleksi Direktur PT BBS

Empat Nama Lolos Seleksi, Siap Berebut Kursi Direktur PT BBS Bojonegoro

Seleksi terbuka calon Direktur PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) kini memasuki tahap penentuan. Setelah melalui proses panjang dan ketat, Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya mengumumkan empat nama yang lolos ke tahap wawancara akhir bersama Kepala Daerah atau Bupati.

Info Migas

Bupati Bojonegoro Hadiri Munas V ADPMET di Jakarta

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) V Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang berlangsung pada tanggal 9-10 Juli 2025 di JW Marriott Hotel Jakarta.

BUMD Bojonegoro

Komisaris PT BBS, Dr. Ifa Khoiria?

Jajaran petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Informasinya, RUPS mengganti komisaris, Lukman Wafi.

Sokong PAD Terendah, Ini Kata Dirut PT. BBS

Direktur Utama (Dirut) PT. BBS Bojonegoro, Toni Ade Irawan mengaku, PT. BBS (Bojonegoro Bangun Sarana) dari minus setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak ke surplus. Artinya mampu menyumbang PAD.

PT BBS Sumbang PAD Terendah

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. BBS Kabupaten Bojonegoro menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terendah tahun 2018. Realisasinya hanya Rp120 juta lebih (Rp120.562.274).

BUMD Bojonegoro, PT BBS

Dirut PT BBS yang Baru, Harus 'Berani'

Keberadaan Direktur Utama (Dirut) suatu perusahaan sangat penting untuk kemajuan usaha. Begitupula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Dua kali dipimpin Dirut dari luar Bojonegoro, keberadaan PT BBS yang didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih belum moncer.

BUMD Bojonegoro, PT BBS

Setyo Yuliono, Agus dan Lukman Resmi Komisaris

Seperti diprediksi sebelumnya, jika saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) kemarin dibahas pergantian dua komisaris. Ternyata benar, dua komisaris yang memasuki purna langsung diganti dengan wajah baru.