Pengunjung Perpusda Wajib Patuh Prokes
Sejak pandemi Covid 19 mulai merebak pada Maret 2020 lalu, Dinas Perpustakan Daerah dan Kearsipan Bojonegoro sempat menutup semua layanan hingga beberapa bulan guna mencegah penyebaran covid-19.
Sejak pandemi Covid 19 mulai merebak pada Maret 2020 lalu, Dinas Perpustakan Daerah dan Kearsipan Bojonegoro sempat menutup semua layanan hingga beberapa bulan guna mencegah penyebaran covid-19.
Sejak kurang lebih dua minggu ini, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, kembali mengurangi jam operasional bagi para pengunjung. Hal itu, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Bojonegoro, Nomor 800/3091/412.301/2020 tanggal 05 Oktober 2020 lalu.
Sejak dibukanya kembali, Perpustakan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, karena pandemi covid 19, kini pengunjung, yang datang ke Perpusda tersebut sudah mencapai seribu an pengunjung. Meski demikian, pengunjung yang datang ke Perpusda tetap harus mematuhi protokol kesehatan.
Setelah hampir 3 bulan sejak pandemi corona mewabah, akhirnya, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, kembali dibuka sejak Senin (8/6/2020). Meski sudah buka kembali, Perpusda hanya melayani layanan sirkulasi atau peminjaman buku.
Pasca libur hari raya Idul Fitri Kepastian layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro belum bisa dipastikan, padahal layanan Perpusda sudah mulai tutup sejak pertengahan Maret lalu, saat pandemi corona merebak di Kabupaten Bojonegoro.
Dalam rangka meningkatkan status kewaspadaan dan pencegahan serta penyebaran virus corona atau covid-19, layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro tutup sementara selama dua pekan, mulai tanggal 16 hingga 29 Maret 2020.
Membaca merupakan salah satu cara untuk menambah informasi, terlebih lagi bila mau datang membaca buku di Perpustakaan. Oleh karenanya dengan menarik minat baca bagi masyarakat Bojonegoro datang ke Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Bojonegoro terus melakukan upaya pengunjung bisa meningkat tahun 2020 ini.
elasa, (21/1/2020) Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro kedatangan rombongan pengunjung istimewa, mereka ialah kawan-kawan dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sumbang
Berdasarkan data statistik pengunjung melalui aplikasi inlis (integrated library system) perpustakaan di tahun 2019 ini, untuk jumlah data pengunjung selama satu tahun mencapai 14.841 orang, untuk perpustakaan keliling selama 2019 ada 4.871. Total keseluruhan 19.712 yang didominasi usia 17 hingga 25 tahun.
Minat baca masyarakat Bojonegoro saat ini masih terbilang cukup rendah. Hal itu diutarakan oleh Muhammad Kholil, Kepala Bidang Perpustakaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Umum Daerah Bojonegoro, hal ini terlihat dari sisi Perpustakaan yang terlihat sepi pengunjung.