Sambut Imlek, Besok Ada Barongsai dan Reog di Klenteng HSB
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (16/2/2018) mendatang, Klenteng Hok Swie Bio (HSB) telah melakukan berbagai persiapan.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (16/2/2018) mendatang, Klenteng Hok Swie Bio (HSB) telah melakukan berbagai persiapan.
Momentum perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Jumat (16/2/2018) mendatang, menjadi suatu berkah tersendiri bagi perajin Barongsai di Kabupaten Bojonegoro. Salah satu perajin tersebut adalah Yanto, pria yang tinggal di Jalan Rajawali ini mengaku kebanjiran pesanan.
Pada tutup tahun Imlek, Kamis (16/2/2018) mendatang, Klenteng TITD Hok Swie Bio Bojonegoro bakal ada pertunjukan Barongsai dan Reog. Selain sebagai even penutup tahun, pertunjukan tersebut juga rentetan beberapa kegiatan, untuk memperingati hari raya Imlek yang jatuh pada hari Jum'at (16/2/2018).
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diikuti ribuan siswa, disamping untuk beradu ketangkasan terkait sains juga sebagai uji mental bagi siswa madrasah yang berada di daerah pinggiran Bojonegoro. Oleh karenanya pelaksanaan KSM ini banyak dimanfaatkan oleh madrasah yang jauh dari kota.
Dalam rangka mengukur kemampuan para siswa madrasah, Sabtu (10/2/2018), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diikuti ribuan siswa mulai tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Bojonegoro.
Cuaca mendung tidak menyurutkan antusias warga menyaksikan atraksi barongsai di acara puncak Festival Kebangsaan, Sabtu (25/11/2017) sore. Ratusan warga memadati Jalan Rajawali barat untuk menyaksikan atraksi barongsai dari perkumpulan TITD Hok Swie Bio Bojonegoro.
Selain menampilkan berbagai macam lukisan hasil karya pelukis Bojonegoro, saat event Bojonegoro Art, Culture and Tourism Festival yang digelar di Gedung Serbaguna Kabupaten Bojonegoro, dari tanggal (2/11/2017) sampai (12/11/2017) juga digelar pameran Festival Bonsai Nasional.
Selain menghadiri Apel Besar Bojonegoro Kampung Pesilat, Kepala Bagian Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno yang didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machud Arifin, juga meresmikan 3 Kantor Polsek dan 43 Rumah Bhabinkantibmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro, lantaran keberadaannya sangat mendukung untuk mendeteksi sejak dini adanya berbagai macam konflik yang timbul di masyarakat.
Dana Desa (DD) yang digelontorkan oleh pemerintah untuk masing-masing desa, diharapkan bisa dimanfaatkan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang sudah diatur oleh undang-undang. Dismaping itu, pihak kepolisian juga diminta ikut mendorong Kepala Desa (Kades) untuk bisa menyerap DD dengan efektif.
Pelaksanaan Pilkada serentak tidak hanya di Kabupaten Bojonegoro, tetapi secara nasional perlu diantisipasi oleh Polisi Republik Indonesia (Polri). Pasalnya situasi keamanan dan ketertiban harus dijaga agar pesta demokrasi itu bisa berjalan dengan lancar.