Peserta pelatihan Satlinmas tampak bersemangat saat mempraktikkan teknik pemadaman kebakaran menggunakan kain basah di halaman Gedung KPRI Sejahtera, Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, Selasa (11/11/2025).
Mahasiswa yang tergabung dalam Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) IKIP PGRI Bojonegoro menggelar simulasi outbound untuk Pokdarwis Desa Sukoharjo pada hari Minggu, 28 Juli 2024 pukul 07.30 hingga 11.00.
Puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2023 yang digelar serentak di sejumlah daerah, Badan Nasional Penananggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemkab Bojonegoro melalui BPBD Bojonegoro menggelar simulasi evakuasi bencana banjir di empat desa di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (16/5/2023). Di Kabupaten Bojonegoro sendiri terdapat empat desa yang melakukan simulasi evakuasi saat terjadi bencana banjir, empat desa itu yakni, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Desa Sarirejo, Desa Pilanggede dan Desa Mulyorejo Kecamatan Balen. Tampak warga mengikuti simulasi evakuasi sesuai dengan petunjuk dari petugas.
Badan Nasional Penananggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemkab Bojonegoro melalui BPBD Bojonegoro menggelar simulasi evakuasi bencana banjir di empat desa di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (16/5/2023).
Dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kewaspadaan terjadinya bencana, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 (JTB) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina menggelar simulasi pelatihan Rintisan Desa Siaga Bencana.
Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek termasuk pelaku usaha maupun persewaan acara hajatan, termasuk pernikahan. Namun setelah adanya pernikahan new normal dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, bisa memutar perekomian masyarakat kembali.
Pertamina melalui unit operasi Marketing Operation Region V menggelar Major Emergency Drill Level 1 berupa simulasi penanganan kebakaran dan counter terrorism yang dilaksanakan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group pada Kamis (12/9/2019).
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat yang dilaksanakan di masing-masing lembaga sekolahnya, hanya diikuti oleh 3 siswa yakni 2 dari siswa SMP dan satu siswa MTs.