SMK Migas Bojonegoro
SMKN 5 Bojonegoro Berbagi Takjil
Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan penuh ampunan, dan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh umat islam di seluruh dunia.
Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan penuh ampunan, dan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh umat islam di seluruh dunia.
Setelah pada tahun 2019 SMK Negeri 5 Bojonegoro ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai pilot project Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dilaksanakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI untuk bidang Minyak dan Gas (Migas).
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan Ke-21, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro Provinsi Jawa Timur menggelar beberapa lomba yang terbagi di empat zona.
Sebagai tindak lanjut Program Kampus Pendamping Kemitraan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kemendikbud, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan penandatanganan MoU kemitraan antara industri dan afiliasi pendidikan vokasi di Mercure Hotel, Surabaya, Sabtu (7/11/2020).
Dinas Pendidikan Bojonegoro telah menyiapkan aplikasi khusus untuk pendaftaran peserta didik baru. Aplikasi online disiapkan mengingat sekarang masih pandemi Covid 19.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA Sederajat akan digelar pada Senin (16/3/2020) depan. Hampir semua sekolah yang ada di Kabupaten Bojonegoro mengadakan doa bersama menyambut ujian akhir untuk kelas XII tersebut.
SMK Migas Sholawat Bareng Ahbaabul Musthofa
Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur memiliki lapangan minyak dan gas bumi (Migas) sangat banyak sekali, salah satunya adalah lapangan Banyu Urip yang dikelola operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Kecamatan Gayam. Selain itu Bojonegoro juga punya SMK yang memiliki jurusan yang bergerak di bidang industri migas yaitu SMK Negeri 5 Bojonegoro.
Dalam rangka Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK), Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI menggandeng pemerintah daerah di 8 provinsi salah satunya Jawa Timur untuk menjadi pilot project.