Waspadai Banjir Bojonegoro
Hujan Makin Sering, Waspada Banjir di Wilayah Bojonegoro
Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Bojonegoro semakin sering terjadi belakangan ini. Bahkan, curahnya cukup besar dibanding sebelumnya.
Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Bojonegoro semakin sering terjadi belakangan ini. Bahkan, curahnya cukup besar dibanding sebelumnya.
Selain naskah Ikrar Santri, naskah Resolusi Jihad turut dibacakan saat acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN). Masih dari laman resmi Kemenag, berikut naskah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang telah disesuaikan dengan ejaan yang disempurnakan
Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), berikut naskah ikrar Hari Santri yang dibaca saat upacara, apel, atau acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di tanggal 22 Oktober.
Suasana pagi di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Senin (20/10/2025), terasa berbeda dari biasanya. Seragam kuning khas partai mendominasi halaman, menyala di bawah sinar matahari. Di sana, para kader dan pengurus partai tengah bersiap mengikuti rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar. Sebuah momen refleksi, syukur, dan tekad baru.
Dua proyek strategis Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro terancam gagal terealisasi pada tahun anggaran 2025. Padahal, kedua proyek tersebut, telah dianggarkan masing-masing senilai Rp7,5 miliar, dengan total Rp15 Miliar.
Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar. Kini, DLH masih menunggu hasil uji lab yang baru keluar pada 8 Oktober 2025 mendatang.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak untuk mengetahui penyebab perubahan warna air Bengawan Solo. Bahkan, tim ke lokasi Bengawan Solo mengambil sampel air untuk dilakukan pengujian laboratorium terakreditasi di Kota Surabaya.
Pencairan oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain, dihentikan saat malam mulai tiba. Sebab, kondisi Bengawan Solo yang gelap menjadi salah satu faktor utamanya.
Diduga tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain tengah mencari keberaaan Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025).