Tanam Cabai Masih Jadi Andalan Warga Tambakrejo
Tanah gersang dan kering di Kabupaten Bojonegoro saat musim kemarau seolah sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Namun hal itu tak menjadi persoalan sebagian warga yang ada di Kecamatan Tambakrejo.
Tanah gersang dan kering di Kabupaten Bojonegoro saat musim kemarau seolah sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Namun hal itu tak menjadi persoalan sebagian warga yang ada di Kecamatan Tambakrejo.
Pada tahun 2018, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk lahan pertanian di wilayah Kecamatan Dander dirasa cukup untuk mencukupi kebutuhan pupuk petani. Oleh karenanya petani tidak perlu khawatir akan adanya kelangkaan pupuk yang terjadi karena pihak Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro telah mencukupi kebutuhan pupuk petani di berbagai wilayah Bojonegoro.
Berjualan tidak hanya sekadar laku barang yang dijual, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara untuk memasarkannya. Seperti penjual tanaman hias, tak hanya sekadar ada transaksi jual beli saja, namun menjual tanaman untuk hiasan ini harus memiliki kreativitas dan inovasi, sehingga para pembeli tertarik untuk datang membeli.
Petani banyak yang menggunakan pestisida yang mengandung bahan kimia selama ini. Mengingat bahaya bahan kimia dalam jangka panjang, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro mengimbau para petani untuk menggunakan pestisida yang tidak banyak mengandung kimia.
Ujian sebagian petani padi di Desa/Kecamatan Bubulan belum usai. Sebab setelah sebagian padi mereka diserang hama 'kresek' kini muncul penyakit baru yaitu 'potong leher'.
Nyamuk jadi musuh manusia. Tidak hanya gigitannya yang membuat kulit jadi bentol, gatal, dan kemerahan, nyamuk pun juga bisa menimbulkan beragam penyakit, seperti DBD (demam berdarah dengue) dan malaria.
Pada musim kemarau seperti saat ini, sejumlah petani di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro memilih sejumlah tanaman yang tidak banyak membutuhkan air, untuk memanfaatkan lahan pertaniannya agar tidak terbengkalai.
Selain beralih ke tanaman tembakau, sejumlah petani di Kecamatan kedungadem juga beralih ke tanaman palawija seperti kedelai terutama untuk wilayah Kedunagdem bagian barat seperti Desa Megale.
Musim kemarau dan pasca panen padi kedua, sejumlah petani di Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, memilih menanam kacang hijau atau kedelai.
Dengan semakin menyusutnya debit air ketika musim kemarau, tentunya menjadi suatu masalah tersendiri bagi petani di Bojonegoro, khususnya para petani yang berada di selatan jalur rel Kerata Api Semarang-Surabaya, atau masyarakat menyebutnya daerah pertengahan, seperti Kecamatan Sugihwaras, Kedungadem, Kepohbaru maupun yang lainnya.