Festival Banyu Urip 2018
Intip Persiapan Cak Percil Cs Sebelum Tampil
Setiap akan pertunjukan, sang pengisi acara pasti melakukan pemantapan materi terlebih dahulu sebagai cara agar suguhan penampilan bisa maksimal.
Setiap akan pertunjukan, sang pengisi acara pasti melakukan pemantapan materi terlebih dahulu sebagai cara agar suguhan penampilan bisa maksimal.
Kali ini di Pawai Budaya Hari Jadi Bojonegoro ke 341 Tingkat SD dan SMP sederajat, MI Islamiyah Mojokampung Kabupaten Bojonegoro menampilkan tradisi Gejug Gugur Gunung Lesung Jumengglung. Tradisi itu, digali dari Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terhadap kesenian tradisional di Kota Ledre tidak diragukan lagi.
Warisan tradisi Indonesia sangatlah beragam di antaranya budaya "kenditan" yang tetap lestari di Bojonegoro Jawa Timur. Salah satu desa yang menggelar acara tersebut yaitu Desa/Kecamatan Gayam.
Antusiasme peserta mengikuti lomba olahraga tradisional sangat kentara. Meski tengah terik matahari, tidak menyurutkan peserta bertanding menjadi juara pada lomba ini. Bahkan sebelum nampak beberapa peserta sebelum pertandingan melakukan pemanasan atau persiapan di tepi area lomba.
Para peserta lomba tradisional jenis dagongan semangat untuk menjatuhkan tim lawan. Permainan ini kebalikan dari tarik tambang. Tim saling dorong menggunakan media bambu untuk bertahan dan menjatuhkan lawannya.
Ratusan siswa-siswi mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se Kabupaten Bojonegoro, mengikuti lomba tradisional yang digelar di Alun-alun Bojonegoro, Rabu (19/9/2018).
Usai Salat Jumat, Ratusan Warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander berbondong-bondong menuju makam sesepuh desa setempat guna mengadakan tradisi Ngaji Syuroan dan sedekah bumi. Tradisi tersebut diperingati oleh warga desa setempat setiap bulan Syuro hari Jumat Pahing pada penanggalan Jawa.
Hari ini Kamis, (30/8/2018) malam, masyarakat Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro menggelar tradisi "Nyadran" di makam leluhur desa. Sederhana, masyarakat Sarangan dewasa maupun anak-anak mereka bersama-sama duduk melingkar hanya beralaskan terpal dan penerang lampu seadanya.
Sebagai Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bojonegoro, yang tentunya juga ingin memberikan kontribusi atau turut serta dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang mana Negara Indonesia memperingatinya pada tanggal 23 Juli.