Usai Bebas, Napi Terima Sembako
Di tengah ketidakstabilan ekonomi akibat wabah virus corona, Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas II A Bojonegoro membagikan bantuan berupa sembako guna membantu warga terdampak, diantaranya para mantan narapidana.
Di tengah ketidakstabilan ekonomi akibat wabah virus corona, Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas II A Bojonegoro membagikan bantuan berupa sembako guna membantu warga terdampak, diantaranya para mantan narapidana.
Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak virus Corona atau Covid-19, Gerakan Pramuka (GP) Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro berupaya melakukan aksi penggalangan dana.
Jumlah warga terkonfirmasi positif dan angka pasien dalam pengawasan atau (PDP) Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, mengalami peningkatan selama sepekan ini. Tercatat ada empat warga yang terdeteksi positif Covid-19.
Untuk meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi Virus Corona atau Covid-19, komunitas Kampung Dongeng (Kado) beserta Sejubah (Sedekah Jumat Berkah) Bojonegoro menyalurkan masker, Sembako, beserta peralatan sekolah untuk masyarakat yang terkena dampak dari Pandemi, Rabu (15/4/2020).
Wartawan sebagai garda terdepan dalam memberitakan dan menyebarluaskan informasi terkini tentang Covid-19 memiliki risiko yang tinggi untuk terpapar virus. Oleh karena itu, pihak ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan bantuan berupa alat cuci tangan dan masker buat para jurnalis yang ada di Bojonegoro, Selasa (14/4/2020).
Selama pandemi corona berlangsung, segala sektor penghasilan semua kalangan cukup terkena dampak, terlebih lagi penghasilan tukang becak yang terus menurun setiap harinya.
Pencegahan virus Corona atau COVID-19 yang tengah mewabah, dilakukan terus menurus oleh Pemkab Bojonegoro hingga tingkat desa. Selain itu, Gugus Tugas di desa juga bekerja ekstra keras.
Usaha pencegahan virus Corona atau COVID-19, dilakukan terus menurus oleh Pemkab Bojonegoro hingga tingkat desa. Selain itu, Gugus Tugas di desa juga bekerja ekstra keras.
Kebijakan pemberlakuan belajar di rumah bagi seluruh siswa jelas berdampak bagi pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berjualan di lingkungan sekolah. Untuk itu menindaklanjuti instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemkab mengalokasikan bantuan sembako untuk mereka.
Pemeritah Kabupaten Bojonegoro, akan menyalurkan bantuan senilai Rp38,648 Miliar. Kebijakan ekonomi tersebut, sebagai langkah pemkab untuk mengurangi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid- 19.