19:00 . Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Unugiri Gelar Webinar Santri Wirausahawan   |   18:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STEBI Al-Rosyid   |   15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |  
Wed, 27 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tag : usman roin

  • Saturday, 25 September 2021 11:00

    Santri di Hari Santri

    Santri di Hari Santri Ada hal menarik disampaikan oleh Rektor Unugiri Bojonegoro, K. H. Jauharul Ma’arif, saat pembukaan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang live virtual pada Jumat (24/9) baru-baru ini. Yakni, term “santri” yang jangan hanya dilihat sebagai person-nya saja. Tetapi, lebih kepada karekteristik yang dimilikinya. Apa yang disampaikan oleh Gus Rektor, bagi penulis menjadi penjelas, bahwa karakteristik santri perlu diketahui agar bisa diadopsi oleh berbagai kalangan guna mewujudkan Indonesia menjadi negara hebat.

    read more

  • Monday, 02 August 2021 12:00

    Edukasi Covid-19 Berbasis Desa

    Edukasi Covid-19 Berbasis Desa TELAH-kita pahami bersama, bahwa penyebaran Covid-19 yang awalnya sudah landai, tiba-tiba saja meningkat. Dari yang tidak bervarian menelurkan varian baru. Dari yang hanya bertumpu di perkotaan, sudah mulai kulonuwun di pedesaan. Bila demikian, pedesaan yang kental dengan unsur gotong royong, tepo seliro, unggah ungguh, perlu untuk dilakukan edukasi masif upaya preventif penularan Covid-19.

    read more

  • Thursday, 26 November 2020 11:00

    Peran Remaja Masjid Era Milenial

    Peran Remaja Masjid Era Milenial ENTAH mengapa, bila bicara remaja masjid, penulis memiliki semangat untuk memberi motivasi kepada mereka. Selain memiliki pengalaman praksis di remaja masjid, mulai dari Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (RISMA-JT), BKPRMI Kota Semarang dan Jawa Tengah, dan sekarang menjadi Majelis Pembina PRIMA-DMI Jawa Tengah, juga keprihatinan penulis akan besarnya potensi masjid yang tidak diimbangi dengan menyiapkan generasi milenial sebagai estafet penerus ketakmiran.

    read more

  • Wednesday, 18 March 2020 08:00

    Covid-19 dan Produktifitas Belajar Anak

    Covid-19 dan Produktifitas Belajar Anak Seiring dengan meluasnya penyebaran corona virus disease (Covid-19) di Indonesia, Presiden Joko Widodo, Minggu (15/3/2020), di Istana Bogor, Jawa Barat, mengimbau, seluruh wargat tidak panik dan tetap produktif. Sehingga, penyebaran virus bisa dihambat dan dihentikan. Jokowi juga menambah, dengan kondisi saat ini, saatnya kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah.

    read more

  • Friday, 29 June 2018 17:00

    Menerjemahkan Janji Pendidikan Bupati Baru

    Menerjemahkan Janji Pendidikan Bupati Baru Terpilihnya Bupati Bojonegoro versi hitung cepat (quick count) diperhelatan Pilkada Rabu (27/6/2018) kemaren menjadi bukti bahwa sebentar lagi Kota Ledre akan mempunyai pemimpin baru. Yang menurut para pakar survei, bahwa hasil hitung cepat tidak akan beda jauh dengan hasil manual hitung resmi yang akan dikeluarkan oleh KPU.

    read more

  • Wednesday, 28 March 2018 19:00

    Mengoptimalkan Fungsi Masjid

    Mengoptimalkan Fungsi Masjid Membaca buku karya Supardi dan Teuku Amiruddin yang berjudul "Konsep Manajemen Masjid: Optimalisasi Peran Masjid" (2001), menarik sekali sisi uraian pendahuluannya setelah penulis baca. Kritik pedas –penulis buku– alamatkan kepada segenap Takmir Masjid yang mengabaikan bagaimana mengelola masjid agar berfungsi secara optimal. Tujuannya tidak lain, ingin menggugah para Takmir Masjid agar keberadaan masjid bisa difungsikan perannya sebagaimana masa Rasulullah Saw. Terlebih, jumlah Masjid di Provinsi Jawa Timur saja sudah ada 50.222 buah, pada Tahun 2013 bila mengutip http://simbi.kemenag.go.id pada laman Bimas Islam dalam Angka (BIDA), Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.

    read more

  • Thursday, 15 February 2018 17:00

    Agar Masjid tidak Sepi Peminat

    Agar Masjid tidak Sepi Peminat Menjadi pengurus masjid zaman now, saling mempertanyakan kemana para remaja hingga absen sama sekali dari masjid patut menjadi kajian bersama. Pertanyaan itu cukuplah beralasan, sebab kebanyakan takmir masjid kebingungan kala masjid ada kegiatan. Karena yang tampak adalah generasi tua. Padahal secara kodrati, bertambahnya umur manusia pasti juga menyurutkan kekuatan secara fisik yang tak seideal tenaga, semangat dan pikiran saat muda. Lalu

    read more

  • Thursday, 21 September 2017 06:00

    Menghadirkan Daya Menulis

    Menghadirkan Daya Menulis Menulis punya fungsi merekam sejarah. Ia hadir menjadi bukti atas sesuatu yang terjadi. Hingga bila penulis boleh menggambarkan, kebesaran entitas suku, organisasi, prestasi, keindahan panorama alam, hingga kelebihan magis baik orang atau barang tidak akan terdengar gaungnya oleh orang lain, tanpa hadirnya penulis yang mengulasnya. Justru dari tulisan yang ditulis oleh para penulislah semua itu terdokumentasikan dengan rapi. Walau sang penulis kadang telah tiada, namun karya abadinya bisa dinikmati sepanjang masa.

    read more

  • Saturday, 15 July 2017 17:00

    Arti Mengantar Anak ke Sekolah

    Arti Mengantar Anak ke Sekolah Geliat tahun Pelajaran Baru 2017/2018 sudah nampak di depan mata. Yakni, anak-anak akan kembali lagi belajar setelah usai menjalani libur semester. Bagi yang beralih ke jenjang sekolah baru, tentu hari spesialnya adalah bila diantar orang tua saat hari pertama masuk sekolah. Sedangkan yang naik ketingkat kelas berikutnya, walau tidak diantar orang tua, kesan spesialnya adalah bisa kembali bertemu dengan teman-temannya.

    read more

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat