#blokBojonegoroTV
Jangan Lupa Pukul 10.17 Wib Berhenti Sejenak
Jangan Lupa Pukul 10.17 Wib Berhenti Sejenak
Jangan Lupa Pukul 10.17 Wib Berhenti Sejenak
Beberapa akun facebook (FB) palsu mengatasnamakan pejabat utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, meresahkan masyarakat. Pasalnya dengan menggunakan nama dan foto yang sama, akun media sosial palsu tersebut meminta mengisikan pulsa.
Bagi Anda yang tinggal di Bojonegoro, apalagi hobi mancing, pasti familiar dengan Waduk Pacal. Waduk ini mampu menampung 41 juta meter kubik air untuk mengairi 16.600 hektare lahan dan dikelola UPT PSDA Jawa Timur, terkenal sebagai destinasi mancing favorit.
Salah satu bentuk Kepeduliaan terhadap pendidikan, keagamaan serta nalar intelektual pelajar dan santri, di tengah pandemi Covid-19, Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Bojonegoro membentuk pengurus Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU di Kecamatan Ngambon.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dalam hal ini, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan, pihaknya bersama dengan Kepala Dinas Pertanian, Kabid Pertanian, Kabid OP, dan Induk Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA)/Gabungan HIPPA (GHIPPA) dan HIPPA Pacal Kanan, memonitoring lapangan terkait pembagian air dari Waduk Pacal, Senin (29/6/2020).
Sembilan tahun lalu, tepatnya 26 Juni 2011, blokBojonegoro.com lahir. Hanya ada segelintir orang. Mereka berkarya siang dan malam untuk memulai era media siber di Bumi Angling Dharma, saat itu familier menyebut Kota Migas hari ini.
Masa pandemi Corona bagi sebagian Warga justru mampu memunculkan inovasi baru. Baik dari masker kain hingga kini face shield khusus anak yang sedang naik daun.
Menipisnya ketersediaan air buat lahan pertanian dimungkinkan ancaman gagal panenakan terjadi, seperti di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya mayoritas petani mengandalkan kebutuhan air dari Waduk Pacal yang ada di Kecamatan Temayang.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat. Salah satunya inovasi layanan pojok baca ruang publik.
Masa pandemi Covid-19 ini banyak sekolah atau madrasah dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan sistem virtual atau online, bahkan saat pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kenaikan kelas. Namun langkah berbeda dilakukan oleh salah satu Madarasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Bojonegoro ini lebih memilih melakukan pelaksanaan PAT-nya dengan langsung mengirimkan soal ke rumah siswanya secara langsung.