Turnamen Futsal dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) ke 79 di Kabupaten Bojonegoro telah usai. KKM MI Kecamatan Kanor keluar sebagai juara pertama.
Menag mengajak semua pihak di Kemenag untuk menegakkan prinsip-prinsip kejujuran, efisiensi, dan azas manfaat dalam setiap langkah kebijakan yang diambil. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Integrity Festival (IntegriFest) Kemenag yang bertepatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menggelar Uji Pengetahuan Program Pendidikan Profesi Guru (UP PPG) binaan Kementerian Agama (2/11/2024). Total terdapat 15.247 guru yang mengikuti UP PPG yang diselenggrakan secara daring dan dipusatkan pada 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Dalam keragaman budaya Indonesia, Jawa merupakan salah satu daerah dengan tradisi yang sangat kaya. Salah satu aspek penting dari budaya Jawa yang perlu dilestarikan adalah unggah-ungguh.
Menyambut perayaan Hari Menggambar Nasional 2024, Komunitas Drawing Desa Bojonegoro Jawa Timur akan menggelar agenda pameran. Pameran bakal diadakan pada 26 Mei, lengkap dengan pesta penutupan pameran pada 31 Mei 2024.
Masih dalam nuansa lebaran Idul Fitri atau bulan Syawal tahun hijriyah, segenap keluarga besar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMK se-Kabupaten Bojonegoro menggelar Halal Bihalal, Jumat (26/4/2024).
Pekan ketiga Januari awal tahun 2024 ini, Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro baru melakukan pelunasan biaya haji dengan total 152 orang. Hal itu diungkapkan oleh Abdulloh Hafith selaku Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro.
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menggelar Apel Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78, Rabu (3/1/2024) di alun-alun Bojonegoro. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto bersama jajaran Forkopimda.
MENCERMATI-kaleidoskop yang dipersembahkan blokBojonegoro.com, perihal pengajuan dispensasi perkawinan (diska) ke Pengadian Agama (PA) Bojonegoro menarik untuk dicermati. Pasalnya, berdasar data dari PA Bojonegoro, dari 435 anak, 80 diantaranya melangsungkan pernikahan dini lantaran hamil duluan.
Penulis tidak ingin membahas kenapa, dan bagaimana proses pengabulannya. Tetapi hal urgen bagi penulis adalah, dari “80†anak yang melangsungkan hubungan “layaknya pasutriâ€, kemudian hamil, lalu mengajukan diska dengan dalih merjaga marwah keluarga inilah yang perlu kita telaah agar tidak terulang lagi dan lagi, kemudian tumbuh subur berangka-angka.