Skip to main content

Category : Tag: Agen


Beras Mahal, Benarkah Jadi Keuntungan Petani?

Semakin mahalnya harga beras di Kabupaten Bojonegoro yang melampaui Harta Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp9,500, berakibat tidak sedikit masyarakat Kota Ledre (Sebutan Kabupaten Bojonegoro) yang keberatan. Sehingga, dinas terkait menggelar operasi pasar, sebagai upaya untuk meringankan bahkan menstabilkan harga beras yang mencapai Rp11 ribu, bahkan ada yang lebih.

Efektifkah Operasi Pasar Turunkan Harga Beras?

Melambungnya sejumlah harga kebutuhan pokok tidak terkecuali harga beras yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar Rp9.500, membuat masyarakat Bojonegoro kian menjerit.

Harga Beras Masih Terpantau Tinggi di Atas HET

Diawal tahun baru 2018 ini, masyarakat Bojonegoro masih dibuat resah dengan harga sejumlah kebutuhan pokok yang masih melambung, tak terkecuali harga beras yang merupakan kebutuhan utama saat ini harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sekitar Rp9.500/kilogram.

2017, Omzet Agen Tiket Pesawat Menurun

Sejumlah agen penjualan tiket pesawat di Bojonegoro, sebagian besar konsumennya didominasi dari para pekerja proyek Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun kondisi pada tahun 2017 ini penjualan tiket pesawat mulai lesu.

PNS Jangan Pakai LPG 3 Kg

Humas MOR 5: Kami Jalankan yang Diinginkan Pemerintah

Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) yang tengah ramai melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) memakai Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung Ukuran 3 Kilogram (Kg) diapresiasi oleh PT Pertamina. Sebab, tujuan utama edaran tersebut untuk mengurangi subsidi yang dikeluarkan pemerintah.

Pendistribusian Elpiji akan Diberlakukan Seperti Pupuk

Pemakai tabung gas elpiji berukuran 3 Kilogram seharusnya diperuntukan untuk keluarga miskin yang benar-benar tidak mampu. Namun kenyataan di lapangan, tabung melon tersebut dibeli kalangan menengah ke atas, bahkan pedagang yang seharusnya tidak memakai tabung bersubsidi tersbeut justru masih banyak yang memakai.