Ngambon Wilayah Paling Sedikit Terjadinya Pernikahan
Di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dalam dua tahun terakhir tidak mencapai 150 pasangan yang menikah.
Di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dalam dua tahun terakhir tidak mencapai 150 pasangan yang menikah.
Kabupaten Bojonegoro memiliki banyak potensi alam, salah satunya potensi mineral non logam dan batuan. Namun, hanya ada 7 pengusaha yang mengelola.
Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi penyedia jasa penyeberangan perahu Sungai Bengawan Solo, di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, di momen hari raya idul fitri ini, mereka mampu meraup omzet hingga 4 juta rupiah per harinya.
Di Kabupaten Bojonegoro terdampak salah satu kedai makanan yang cukup unik, pasalnya menyajikan kuliner berbagai macam varian sate, mulai dari sate tahu, ayam, usus bahkan sapi dan kambing.
Tradisi Kupatan atau Lebaran Ketupat, yang biasanya dirayakan pada H+7 Idul Fitri, membawa berkah bagi para penjual janur kelapa di Pasar Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo.
Pengunjung berfoto di tempat wisata BoSe Park, Dusun Boti, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Wisata yang berlokasi di atas perkampungan dan perkebunan tersebut menjadi alternatif warga yang ingin memanfaatkan waktu libur Idul Fitri.
Masih dalam momentum hari raya Idul Fitri, pengguna tambangan penghubung Sarirejo - Pandanwangi mengalami kenaikan drastis.
SAMBUTAN BUPATI BOJONEGORO PADA HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H/ 2021 M TANGGAL l SYAWAL 1442 H
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebiasaan ummat Muslim dalam menyambut hari kemenangan tersebut, yaitu membersihkan atau merapikan diri maupun tempat tinggal. Salah satu upaya merapikan diri yang biasanya tidak dilewatkan menjelang Lebaran adalah mencukur rambut. Sehingga sejak seminggu sebelum Salat Ied, tempat-tempat jasa pangkas rambut kebanjiran pelanggan.
Almarhum Ngasiran yang dikenal dengan jargonnya 'Oh Kondang' meninggal dunia di usia 31, setelah dirawat di RSUD Dr.R.Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro pada Minggu (9/5/2021). Almarhum meninggal dunia karena mengidap penyakit Lambung dan Paru-Paru yang sudah diderita selama kurang lebih 12 tahun.