Skip to main content

Category : Tag: Ana


Awal Musim Hujan, Waspada DBD

Demam berdarah dengue (DBD) bisa menyerang siapa saja, baik yang tua atau muda. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar setengah dari populasi manusia di dunia berisiko terkena penyakit ini. Indonesia sendiri pun termasuk negara rawan DBD dengan catatan kasus yang cukup tinggi. Data terbaru Kemenkes RI per Februari 2019 melaporkan jumlah kasus DBD skala nasional mencapai 13.683 jiwa dan 133 orang di antaranya meninggal dunia. Apa yang menjadi penyebab demam berdarah (DBD)?

PCNU Siapkan Strategi Tanggulangi Bencana

Bencana alam yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi organisasi masyarakat. Hal itu yang dilakukan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), sudah menyiapkan strategi penanggulangan bencana di Kota Ledre.

Masya Allah...! Bojonegoro Darurat Bencana

Setelah seminggu terakhir ini bencana puting beliung menghantam Kabupaten Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro telah menetapkan Kota Ledre dengan status darurat kebencanaan.

BPBD Taksir Kerugian Bencana Akibat Hujan dan Puting Beliung Capai 1.9 M

- Hujan yang disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (9/11/2019) lalu, menyebabkan beberapa rumah, gedung yang ada di sekitar Kota Bojonegoro mengalami kerusakan parah. Bahkan beberapa pohon juga tumbang sehingga menyebabkan aliran listrik di wilayah Kota Bojonegoro padam dan seakan kondisinya seperti kota mati karena gelap gulita.

Perkuat Ekonomi, Banser Kedungadem Tanam Jagung

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama tidak hanya mengamankan ulama dan kyai, serta siap berada di garda terdepan menjaga NKRI. Namun untuk memperkuat perekonomian anggotanya, Banser NU di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, menanam jagung bersama-sama.

Antisipasi Bencana, BPBD Gelar Rakor Pengurangan Risiko Bencana

Potensi bencana di Kabupaten Bojonegoro menjadi ancaman bersama. Sehingga untuk meminimalisir dampak bencana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengadakan rapat koordinasi pengurangan risiko bencana.