#blokBojonegoroTV
Oklik Asli Bojonegoro [Part-2]
Oklik sudah ada sejak zaman Belanda dan biasa mengiringi drama
Oklik sudah ada sejak zaman Belanda dan biasa mengiringi drama
Sebuah rumah hunian di jantung kota menjadi tempat wisata yang cukup menarik.Mengambil tagline 'Negeri Atas Air' rumah wisata yang terletak di kompleks perumahan Griya Permata Asri, Jalan Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota ini menjadi destinasi wisata foto selfie yang instagramable.
Sebuah rumah hunian di jantung kota menjadi tempat wisata yang cukup menarik.Mengambil tagline 'Negeri Atas Air' rumah wisata yang terletak di kompleks perumahan Griya Permata Asri, Jalan Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota ini menjadi destinasi wisata foto selfie yang instagramable.
Menjelang puasa ramadan di Bojonegoro yang diperkirakan akan jatuh pada besok Senin (6/5/2019), masyarakat mulai ramai-ramai berziarah dan melakukan tabur bunga (nyekar) ke makam keluarga yang sudah menghadap tuhan yang maha esa.
Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah. Hingga 17 Maret 2019, sudah terdapat 295 kasus dan 5 orang meninggal lantaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
Akibat debit air bengawan solo naik dan sempat membanjiri beberapa wilayah yang ada di bantaran sungai, membuat aktivitas warga kampung nelayang di Dukuh Kendal, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor yang sehari-hari mencari ikan sempat terhenti.
Mlinjeng salah satu desa yang ada di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Dengan 5 Dusun, Desa Mlinjeng memiliki luas wilayah 285 Hektar. Menariknya, di tengah pertigaan desa, ada batu yang mirip lumpang dengan cekungan bulat di tengahnya. Lumpang adalah wadah berbentuk bejana terbuat dari kayu atau batu untuk menumbuk padi, jagung atau bahan olahan lain.
Selama dua bulan awal tahun 2019 ini penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah. Hal tersebut diungkapkan Kasi Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Wheny Dyah.
Fogging tidak dilakukan berdasarkan usulan atau pengajuan dari masyarakat saja. Namun, berdasarkan indikasi dari hasil penyelidikan epidemiologi (ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang terkait di tingkat populasi) oleh tenaga kesehatan masing-masing.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro (Dinkes) telah membagikan 900 kilogram (kg) larvasida serbuk (abate) dan 24.560 botol larvasida cair (pengadaan tahun lalu) ke seluruh Puskesmas yang ada di Kota Ledre.