Skip to main content

Category : Tag: Atas


Diburu, Stok Buku Pelajaran SD Terbatas 

Tahun Ajaran baru 2017/2018 mulai berjalan. Para peserta didik khususnya untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat mulai memburu buku sekolah elektronik atau buku tematik. Namun, karena stok terbatas, toko buku merasa kewalahan melayani permintaan konsumen. 

Untuk Promosi, Senam Perwosi Digelar di Tempat Wisata

Senam perwosi yang dilaksanakan di Wisata Negeri Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Sabtu, (22/7/2017) pagi tadi, diharapkan bisa membantu program pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yaitu mewujudkan Gerakan Desa Sehat dan Cerdas.

Serunya Senam Perwosi di Atas Angin

Ibu-Ibu dari berbagai kalangan masyarakat, mengikuti senam Perwosi di Wisata Negeri Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Sabtu, (22/7/2017) pagi.

Besok, Ada Senam Perwosi di Negeri Atas Angin

Rencananya pada besok, Sabtu, (22/7/2017), akan diselenggarakan senam Persatuan Wanita Olah Raga Indonesia (Perwosi), di Wisata Negeri Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar.

Mengatasi Anak Malas Mengaji

Beberapa hari yang lalu penulis sempat ngobrol dengan tetangga. Mulanya beliau bercerita tentang anak laki-lakinya yang tidak bisa baca Alquran, sebut saja namanya 'Diki'. Diobrolan itu, Diki ini termasuk anak yang malas belajar mengaji. Kalaupun ia berangkat mengaji itu hanya untuk menghindari omelan dari kedua orang tuanya yang selalu menyuruh untuk mengaji. Dan bisa ditebak, selama ia berangkat mengaji pasti tidak akan sampai ke tujuan, namun malah memilih ngobrol (cangkrukan) sambil merokok di warung dekat tempatnya mengaji.

Wisata Edukasi Kebun Buah Akan Hadir di Dander

Sebagai daerah penyandang kawasan agropolitan bersama dengan dua kecamatan lainnnya,Yakni Kecamatan Kapas dan Kalitidu, Kecamatan Dander akan membuka wisata baru berbasis kebun buah di Desa Kunci dan Desa Sumberarum.

Hasil Penelitian IPNU Temayang

Atas Angin Selalu Bermanfaat Bagi Warga

Daerah Atas Angin, selalu memberikan manfaat bagi warga setempat. Baik sebelum menjadi tempat wisata hingga saat ini. Dulu sebelum diresmikanya Wisata Negeri Atas Angin pada tanggal 1 Januari 2015, masyarakat setempat pernah membabat lahan Perhutani di tempat tersebut untuk ditanami jagung dan tanaman lainya.