Skip to main content

Category : Tag: Ba


Peringati Isra' Mi'raj Para Habaib Hadiri Sukorame Bersholawat

Dalam rangka memperingati isra' mi'raj remaja Masjid At-Tohiriyah, Dusun Sukorame, Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mengadakan 'Sukorame Bersholawat', Sabtu (17/3/2018) malam. Selain dihadiri ribuan syekhermania dari Kota Ledre dan luar kota acara juga dipimpin para habaib.

Pemdes Jawik akan Buat Jembatan Darurat

Pemerintah Desa (Pemdes) Jawik, Kecamatan Tambakrejo telah melaporakan dan mengajak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bojonegoro ke lokasi jembatan ambrol. Tujuannya agar jembatan segera dibangun kembali.

Beberapa Lubang Jalan Munginsidi Ditambal Sulam

Genangan air hujan yang terjadi di Bojonegoro, menyebabkan sejumlah jalan penghubung seperti Jalan Munginsidi, terdapat banyak lubang dan membahayakan pengendara. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bojonegoro menambal lubang di sepanjang jalan tersebut.

Tampung Aspirasi, Wihadi Wiyanto Center Diresmikan

Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX (Bojonegoro-Tuban), Wihadi Wiyanto meresmikan W2C (Wihadi Wiyanto Centre), Sabtu (17/3/2018). Rumah yang ada di jalan Jaksa Agung Suprapto nomor 113 Bojonegoro itu digunakan menampung aspirasi masyarakat Bojonegoro dan Tuban.

Blok Buku

Akibat Cemburu Buta

Fredy Siswanto atau lebih dikenal Fredy S lahir di Semarang, 5 Mei 1954 ia adalah penulis buku roman pinggiran yang dijual oleh pedagang kaki lima. Ia seorang novelis “kondang” pada masannya, ratusan novel Fredy berjaya pada dekade 80 hingga 90-an di Indonesia. Karyanya masih menjadi buruan kalangan muda sampai saat ini. Fredy S termasuk penulis yang produktif, telah lebih dari 300 judul ditulisnya.

Marak Uang di Rekening BRI Hilang

Di Bojonegoro Tak Ada Rekening Nasabah BRI yang Hilang

Sebagaimana ramai diberitakan di sejummlah media, sejak Senin (12/03/2108) lalu, belasan nasabah BRI Unit Ngadiluwih Kabupaten Kediri, kehilangan uang tabungannya secara misterius. Uang tabungan milik nasabah tersebut tiba-tiba berkurang dengan jumlah yang bervariasi antara Rp500.000 hingga Rp4 juta, bahkan ada juga yang mencapai Rp10 juta.

BPKAD Tunggu Data Penerima Bantuan Hingga Akhir Maret

Hingga kini Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, masih belum menerima data nama-nama siswa SMA sederajat di Bojonegoro penerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Padahal BPKAD sudah melayangkan surat pemberitahuan melalui camat untuk diteruskan ke masing-masing kepala desa.