Lahan Tebu Terbakar Gegerkan Warga Ngumpakdalem
Warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander dikagetkan kebakaran lahan sisa panen tebu tepatnya di Jalan Raya Dander. Si jago merah sempat membumbung tinggi dan merembet ke arah permukiman warga.
Warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander dikagetkan kebakaran lahan sisa panen tebu tepatnya di Jalan Raya Dander. Si jago merah sempat membumbung tinggi dan merembet ke arah permukiman warga.
Seminggu terakhir ini kebakaran sudah terjadi beberapa kali di hutan Bojonegoro bagian selatan. Kabakaran terjadi di sebagian BKPH Dander, BKPH Clebung, BKPH Pradok, BKPH Ngunut dan lainnya.
Hingga kini, Jumat (11/8/2017), kebakaran di Kabupaten Bojonegoro bagian selatan masih terjadi. Yaitu di wilayah BKPH Dander dan BKPH Clebung. Kebakaran yang terjadi berada di dua titik tersebut. Tepatnya kebakaran terjadi pada pinggir jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Bubulan.
Memasuki musim kemarau, Pemkab Bojonegoro mulai mengintensifkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Apalagi beberapa kali telah terjadi kebakaran hutan di wilayah Bojonegoro.
Kebakaran di sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, bagian selatan masih berlanjut. Tepatnya di BPKH Prdok turut pinggir jalan Kecamatan Bubulan-Sekar.
Kebakaran kembali terjadi di wilayah hutan bagian selatan Bojonegoro. Tepatnya di pinggir jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Ngasem, Minggu, (6/8/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kepolisian Resor Bojonegoro rapat koordinasi kesiapan penanggulangan bencana kebakaran hutan, dan lahan dengan instansi terkait. Di antara undangan yang hadir yakni perwakilan Adm KPH Bojonegoro, Parengan, Padangan, Cepu, Dinas Damkar dan BPBD.
Hingga siang tadi, Jumat (4/8/2017), kebakaran di hutan sekitar jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dender-Bubulan masih terjadi.
Hingga pagi ini, Rabu (2/8/2018), kebakaran di sekitar jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander- Bubulan masih belum padam. Api juga masih menjalar di area hutan.
Selasa (1/8/2017) petang terjadi kebakaran di hutan pinggir jalan Poros Utama Kecamata (PUK) Dander-Bubulan. Bahkan, hingga saat ini api terus menjalar. Namun demikian tidak ada petugas perhutani yang ada pada tempat kejadian. Namun, meski demikian tak tampak petugas Perhutani di lokasi.