Jurug Siaga Merah, Warga Bantaran Bengawan Diminta Waspada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengimbau masyarakat di bantaran Bengawan Solo waspada kiriman air dari wilayah Jurug yang berimbas dengan ketinggian air di Bojonegoro.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengimbau masyarakat di bantaran Bengawan Solo waspada kiriman air dari wilayah Jurug yang berimbas dengan ketinggian air di Bojonegoro.
Gerak cepat dilakukan manajemen Persibo Bojonegoro, setelah tuntas menggelar sarasehan di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro. Apalagi, semua yang hadir bersepakat untuk kembali membangkitkan Laskar Angling Dharma, sebutan Persibo, di kancah persepakbolaan nasional.
Pembangunan Pasar Kedungadem saat ini sudah terealisasi sekitar sekitar 95 persen. Melihat pembangunan yang sudah hampir usai, direncanakan pasar segera ditempati di akhir Februari.
Tempat penampungan sementara (TPS) pedagang palawija Pasar Banjarrejo, di Kelurahan Ngrowo sampai saat ini mangkrak. Padahal revitalisasi pasar Banjarrejo sudah hampir rampung.
Karena depresi memikirkan hidup keluarganya, Sambudi (30) warga RT.18/RW.03 Dusun Doplang, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro nekad gantung diri.
Jalan raya besar kembali banyak yang rusak, akibat diguyur hujan terus menerus. Saat ini jalur Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo banyak ditanami pohon kecil oleh warga setempat. Tidak hanya satu titik saja, namun ada beberapa titik jalan yang lubang.
Sampai hari ke lima, jenasah Winarto (35) warga Desa Tulungagung RT.09/RW.05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum ditemukan.
“Jangan bertanya apa yang Negara berikan padamu, tanyakan apa yang telah kau berikan untuk negaramu,” kata John F Kennedy. Hal ini patut menjadi pemikiran mahasiswa dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Sebagai mahasiswa asli Bojonegoro, kita berkewajiban ikut andil dalam pembangunan kabupaten.
Tim SAR BPBD Bojonegoro kembali melanjutkan pencarian warga Desa Tulungagung, RT.09/RW.05 Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (22/1/2017) sore.
Belakangan ini, tinggi muka air di Bengawan Solo menunjukkan tren fluktuatif. Walaupun sekarang di bawah siaga, namun hujan lebat disertai angin kencang bisa membuat air kembali naik. Hal itu membuat petani yang ada di bantaran ketar-ketir.