Skip to main content

Category : Tag: Banjir


Air Bengawan Solo Naik

Hari Ini Bojonegoro Kota Diprediksi Siaga Hijau

Hujan di wilayah hulu menyebabkan debit Bengawan Solo naik. Berdasarkan data yang diterima BPBD Bojonegoro, hingga pagi ini, elevasi tinggi muka air (TMA) pada papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota, terus menunjukkan trend naik. Diperkirakan pada siang atau sore hari ini, statusnya dapat menyentuh siaga hijau.

Air Bengawan Solo Naik

Hujan Lokal Pengaruhi Tinggi Air Bengawan

Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro semalam dan daerah hulu Bengawan Solo membuat pergerakan air di bengawan naik. Kenaikan terpantau di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro maupun di papan ukur Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro.

Waspada, Air Bengawan Solo Kembali Naik

Sejak semalam, ketinggian muka air di Bengawan Solo kembali merangkak aik cukup signifikan. Bahkan, setiap tiga jam sekali lebih dari 20 centimeter (cm) bertambahnya, baik di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro maupun di papan ukur Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro.

BEM IAI Sunan Giri Peduli Korban Bencana

Setelah beberapa waktu yang lalu beberapa daerah di Bojonegoro dilanda bencana, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana, Rabu (05/4/2017).

Masih Data Kerugian, Banjir Bandang Rendam 580 Rumah

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro membuat ratusan rumah terendam. Namun total kerugian akibat bencana alam tersebut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum bisa memastikan karena masih dalam assesment (pendataan).

Air Bengawan Kembali Dekati Siaga 1

Ketinggian muka air Bengawan Solo belakangan ini menunjukkan tren signifikan. Walaupun begitu, Minggu (2/4/2017) kondisi air masih di bawah siaga hijau (Siaga 1) untuk wilayah Kota Bojonegoro dan sekitarnya.

Jalan Poros Desa Sukosewu Tergenang Banjir

Hujan lebat yang terjadi kemarin jumat (31/3/2017) mengakibatkan banjir yang merendam poros jalan Desa/Kecamatan Sukosewu (1/4/2017). Banjir tersebut juga diperparah akibat meluapnya anak sungai avur.