Libur Nyepi, Wisata Kebun Belimbing Ramai Pengunjung
Libur tanggal merah yang bertepatan dengan hari raya nyepi dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk berlibur bersama sanak keluarga mengunjungi tempat wisata.
Libur tanggal merah yang bertepatan dengan hari raya nyepi dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk berlibur bersama sanak keluarga mengunjungi tempat wisata.
Angin puting beliung melanda Kabupaten Bojonegoro, Kamis (23/3/2017) pukul 14.30 WIB. Cuaca ekstrem itu berlangsung singkat di Desa Banjaranyar RT.11/RW.04, Kecamatan Baureno.
Bagi pecinta kuliner khususnya bakso, tak ada salahnya untuk mencoba Bakso Pak Basari. Warung Bakso Pak Basari yang beralamatkan di Pasar Ngumpakdalem, Dander, tidak pernah sepi pengunjung.
Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro mencatat sebanyak 416 rumah tidak layak huni. Dari jumlah itu baru seratus rumah tersentuh bantuan.
Angin puting beliung melanda beberapa desa di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro siang tadi, Selasa (7/2/2017), mengakibatkan tiga rumah roboh dan menyebabkan listrik padam.
Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menetapkan siaga 24 jam untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, ancaman musibah masih mengintai Kota Ledre dengan kondisi hujan lebat dan angin kencang.
Bencana puting beliung selain merusak rumah hunian, juga tempat usaha maupun tanaman masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Namun jumlah kejadian dan kerugian dalam dua tahun belakangan ini menurun.
Setiap tahunnya puting beliung mengancam Kabupaten Bojonegoro, karena hampir setiap tahun terjadi bencana alam yang disebabkan angin tersebut. Namun, Kecamatan Sumberejo dan Dander menjadi daerah paling rawan terjadi puting beliung.
Pemahaman tentang kebencanaan perlu dipahami masyarakat, terutama penanaman sejak dini pada para siswa. Sehingga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro akan melakukan sosilasisasi ke sekolah-sekolah terkait kebencanaan.
Cuaca ekstrim belakangan ini membuat banyak pihak ketar-ketir. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro. Sebab, hujan lebat disertai dengan angin kencang sangat berpotensi menyebabkan sejumlah bencana.