blokBojonegoroTV
Video Banjir Bandang Besar Terjang Selatan Bojonegoro, Kecamatan Gondang
Selatan Bojonegoro Terus Digempur Banjir Bandang, Kini Giliran Kecamatan Gondang
Selatan Bojonegoro Terus Digempur Banjir Bandang, Kini Giliran Kecamatan Gondang
Badan Penanggulanangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, mengimbau agar semua pihak waspada terhadap potensi cuaca ekstrem mulai Senin (27/1/2025) hingga sepekan ke depan.
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Saat air sudah berada di level Siaga Merah (siaga 3), maka kecamatan di bantaran Sungai Bengawan Solo sudah mulai kebanjiran. Jika ada luberan air, maka 14 kecamatan sudah terbiasa menjadi langganan.
Air kiriman dari hulu terus menambah debet tinggi air sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, pukul 21.00 WIB, ketinggian air di papan ukur Kota Bojonegoro telah menunjukkan Siaga 2 (Kuning).
Guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur melatih relawan di setiap desa se-Kabupaten Bojonegoro.
Cuaca ekstrem akan melanda Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, yakni mulai Sabtu (14/12/2024) hingga Senin (16/12/2024).
Memasuki musim penghujan, setidaknya ada 88 desa yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro yang berada di tepi Sungai Bengawan Solo masuk dalam daftar catatan potensi banjir luapan dari sungai terpanjang di Pulau Jawa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mencatat sebanyak 180 rumah di Bojonegoro rusak diterjang angin kencang. Hal tersebut, terjadi selama musim penghujan berlangsung.
Rumah warga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ludes terbakar. Rumah milik Sadrun (60) itu, diduga terbakar karena korsleting listrik, Kamis (17/10/2024) pagi.