Buku "Meneguk Anggur Cinta" ini besutan Tasirun Sulaiman adalah penulis buku seri humor sufistik dan hikmah, Erlangga. Lahir 15 november 1965. Dia mulai pendidikannya di sd ketanggungan, kec. Dukuh turi, kab tegal lalu menamatkan smpnya di smpn 1, adiwerna tegal.
Novel berjudul Rindu Taman Jeruk: Palestina ini merupakan karya besutan M.Thoha Anwar, pria kelahiran Ponorogo, 11 Juli 1958. Lelaki yang sudah berusia separuh abad lebih ini pernah mengenyam pendidikan di Universitas Al-Azhar dan Institut Studi Islam, Keduanya berada di Kairo, Mesir. Beberapa karyanya yang sudah terbit antara lain : Bercanda Burung – burung (novel, 2001); Dilema Seorang Ibu (kumpulan cerpen, 1982).
Novel yang berjudul "Jatuh Hati" ini adalah karangan dari Rahmaa, yang kerap dipanggil Ama. Rahma adalah salah satu penyuka novel romance dan comedy. Memiliki hobi makan dan suka berkhayal. Perempuan blasteran Sunda-Betawi ini lahir di Bekasi, 13 September. Rahma memiliki kelemahan dalam daya ingatanya. Daya ingat yang sangat lemah. Dia juga memiliki kelebihan, “Tidak dalam hal kelebihan berat badan.” Katanya. Awalnya novel ini diposting di wattpad dan sudah dibaca lebih dari 7,5 juta kali.
Novel berjudul "Percikan Darah di Bunga" ditulis oleh Arafat Nur, lahir di Lubuk Pakam (Medan), 22 Desember 1974. Usia 6 tahun pindah di Aceh Timur, tamat SLTP pindah ke Meureudu, Pidie melanjutkan SMA di sana. Sambil sekolah juga nyantri di Dayah Babussalam.
Pernah menjadi tenaga pengajar di daerah Dayah Babussalam (1992-1999), menjadi pegawai honorer SMU Meureudu (1994-1999), tahun 1999 pindah ke Lhokseumawe dan melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Agama Islam Malikussaleh (STAIM) Lhokseumawe. Sekarang bekerja sebagai wartawan harian waspada medan, meliputi wilayah NAD.
Novel yang berjudul "Ayah Pemilik Cinta yang Sesungguhnya" ini mengkisahkan tentang Denta anak tunggal dari keluarga yang cukup kaya tetapi memiliki phobia yang tidak biasa, dia memliki phobia yang cukup dibilang unik karena dia mempunyai phobia pada seorang perempuan, itu disebabkan karena dia trauma pada masa lalunya.
Antologi "Skripsi Krispi" ditulis oleh beberapa penulis di antaranya Miyosi Ariefiansyah, wanita pecinta Gundam Seed Destiny yang masih memiliki keinginan tinggi untuk kuliah lagi ini adalah alumni Universitas Brawijaya dan SMAN 3 Malang- program akselerasi 1 tahun.
Agnes-Davonar adalah nama dua orang bersaudara yang memulai kariernya dari blog. Dua kakak beradik ini telah melahirkan banyak cerita online yang begitu dekat dengan kehidupan pembacanya. Lebih dari sejuta pembaca telah melihat karyanya lewat situs pribadinya www.agnesdavonar.net. Selain di kenal sebagai Blogger papan atas Indonesia dengan sejumlah prestasi internasional, ia juga dikenal sebagai penulis novel best seller yang telah melahirkan 9 novel fisik dan 2 biografi sukses diakui di beberapa Perpustakaan Universitas Asia dan Australia sebagai koleksi resmi. Lima dari novelnya telah diadaptasi ke layar lebar hingga tahun 2012. Kini Agnes melanjutkan kehidupannya di Amerika sedangkan Davonar melanjutkan kuliahnya di Universitas Tarumanegara.
Tidak hanya seorang penulis, Andre Aksana juga dikenal sebagai penyanyi, dan pencipta lagu yang menggebrak dunia perbukuan Indonesia dengan karya fenomenalnya, Abadilah Cinta. Novel pertama di dunia yang menerapkan konsep integrated : novel-soundrack-videoklip, dan dinyanyikan sendiri oleh penulisnya, yang langsung dicetak ulang dalam 5 hari. Novel-novel selanjutnya pun telah menjadi best seller.
Rahmat Ali dilahirkan di Malang, Jawa timur, 29 juni 1939, Menyelesaikan studi di Jurusan bahasa dan Ilmu Pendidikan Universitas Airlangga, Surabaya, 1964. Bertugas sebagai Korps Komando Operasi Angkatan Laut di Surabaya,Jakarta Pulau Batam dan Daerah Kepulauan Riau lainnya, 1964-1973. Bertugas di Pemerinta Daerah DKI Jakarta sebagai sejarawan, pembina kesenian, dan di Suku Dinas Pariwisata Jakarta Selatan (sejak 1973 hingga pensiun).
Santhy Agatha adalah salah Seorang istri merangkap seorang wanita karier yang mencuri waktu untuk menuliskan rangkaian kata-kata yang terpendam di otaknya, di sela-sela kesibukannya setiap hari. Santhy Agatha mengkhususkan genre novelnya pada genre romantic karena tak habis-habisnya dia mengagumi, begitu banyak kisah indah yang bisa dimunculkan dari dua manusia yang saling mencintai.