Waspada..! Bojonegoro Masih Dihantau Hujan Disertai Petir
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Gempa tektonik berkekuatan 3.1 Magnitudo mengguncang dataran Kabupaten Bojonegoro. Gempa tersebut, terasa di dua kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (29/12/2024) siang.
Cuaca ekstrem akan melanda Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, yakni mulai Sabtu (14/12/2024) hingga Senin (16/12/2024).
Sejak pagi, Sabtu (14/12/2024), mendung tebal tampak menggelayut di langit wilayah Kabupaten Bojonegoro sebelah timur.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Hari ini, Rabu (14/2/2024) Indonesia menyelenggarakan hajatan pesta demokrasi yang digelar rutin 5 tahun sekali.
Peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Sidoarjo tentang ancaman cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jawa Timur, mendapat perhatian khusus dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Malam nanti, Minggu (31/12/2023) menjadi momentum malam pergantian tahun 2023 ke tahun 2024 yang biasa dinanti masyarakat untuk merayakannya. Dari prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, cuaca pada malam pergantian tahun baru nanti berawan hingga hujan ringan.
Musim kemarau masih terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Bahkan, beberapa wilayah juga terjadi kekeringan ekstrim. Musim hujan pun tengah dinanti masyarakat.
Musim kemarau tahun 2023 ini, wilayah Indonesia diprakirakan akan lebih panjang dan kering dibandingkan 3 tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh gangguan fenomena cuaca yang terjadi yaitu El-Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD).