Bus Sang Engon Mlorot di Temayang, Satu Tewas
Bus Sang Engon jurusan Bojonegoro-Nganjuk terguling dan nyaris masuk jurang di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jumat (24/8/2018).
Bus Sang Engon jurusan Bojonegoro-Nganjuk terguling dan nyaris masuk jurang di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jumat (24/8/2018).
Diketahui kemarin Selasa, (31/7/2018), air bengawan yang barada di Taman Bengawan Solo (TBS) terdapat buih atau busa berwarna kecoklatan.
Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat salah satunya untuk pengairan pertanian, saat ini telah tercemar. Terlihat ada busa yang berwarna kecoklatan dan airnya berwarna kehijauan.
Untuk menjaga distribusi air agar bisa selalu maksimal, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro melakukan pemeliharaan jaringan pipa instalasi di Sumberarum Kecamatan Dander.
Ratusan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro utamanya di wilayah Banjarsari hari ini terganggu mendapatkan air bersih. Sebab saat ini ada pemeliharaan pompa instalasi.
Hingga hari ke 8 setelah lebaran terminal Rajakwesi Tipe A Bojonegoro masih tampak ramai. Namun, keramaian penumpang adalah didominasi arus keberangkatan menuju kota perantauan.
Puncak arus balik hari raya idul fitri 1439 H di Kabupaten Bojonegoro diprediksi terjadi pada tanggal 21 sampai 23 Juni 2018, atau H+7 sampai H+9 lebaran. Prediksi tersebut berdasarkan dengan masuknya pegawai negeri maupun pekerja swasta yang bersamaan.
Arus balik lebaran di terminal tipe A Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro mengalami peningkatan 10 persen pada H+4 lebaran ini. Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Bus AKAP dipadati oleh penumpang yang hendak kembali ke kota besar untuk kembali bekerja.
Arus kedatangan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro masih terjadi. Meski begitu ada penurunan dibanding H-2 kemarin yang merupakan puncak kedatangan penumpang hingga 70 persen.
Pasokan air bersih di wilayah Kapas sampai ketimur hari ini dipastikan terganggu. Penyebabnya karena ada perbaikan pipa primer PDAM yang mengalami kebocoran di Desa Sukowati Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.