BPBD Bojonegoro Himbau Waspada Fenomena Hidrometeorologi, Apa Itu?
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat agar waspada adanya fenomena alam Hidrometeorologi yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat agar waspada adanya fenomena alam Hidrometeorologi yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan.
Intensitas curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, membuat sungai yang ada di beberapa kecamatan rawan meningkat debit airnya.
Selain wilayah Kecamatan Kepohbaru dan Kanor yang terdampak banjir dari air luapan sungai yang melintasi wilayah tersebut, beberapa desa yang ada di Wilayah Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro juga terdampak banjir luapan dari sungai rancang.
Intensitas curah hujan akhir tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro cukup tinggi, seperti pada Senin sore (28/12/2020), di wilayah selatan Kota Migas tepatnya di di Kecamatan Sekar sebagian pemukiman warga terendam banjir akibat hujan deras.
Intensitas curah hujan yang turun di Kabupaten Bojonegoro akhir-akhir ini cukup tinggi, sehingga mengakibatkan banjir bandang dan meluapnya beberapa sungai serta rumah warga juga terdampak genangan air hujan.
Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Madden-Julian Oscillation (MJO) yang tumbuh dan berkembang di Samudera Hindia sejak beberapa hari lalu memberikan dampak berupa peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.