Skip to main content

Category : Tag: Day


Inilah Pemenang Pawai Budaya 2022 Bojonegoro

Inilah Pemenang Pawai Budaya Kabupaten Bojonegoro Tahun 2022, tema "Pesona Budaya Bojonegoro" Kategori SMA/SMK/MA: - Penyaji Terbaik 1 : 002 SMKN 1 Bojonegoro - Penyaji Terbaik 2 : 011 SMKN 2 Bojonegoro - Penyaji Terbaik 3 : 003 SMAN 1 Bojonegoro

BeritaFoto

SMKN 5 Bojonegoro Angkat Sendang Nanom

Pawai Budaya tingkat SMA/SMK/MA, Perguruan Tinggi dan Umum berjalan meriah dan warga penuh memadati sepanjang jalan yang dilewati arak-arakan pawai yang menampilkan beragam budaya yang ada di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Salah satunya adalah dari SMK Negeri 5 Bojonegoro yang menampilkan Sendang Nanom.

SMKN 3 Bojonegoro Tampilkan Tayub Kreasi asal Temayang

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Bojonegoro menampilka Tari tayub. Tari ini merupakan kesenian yang menjadi ikon Kabupaten Bojonegoro. Tari tayub juga merupakan bagian rangkaian dari upacara syukuran/keselamatan, dan dipergunakan sebagai tari pergaulan atau hiburan. Dilaksanakan usai nyadran di Temayang.

Pawai Budaya, SSB Tampilkan Oklik Sebagai Sarana Pengusir Makhluk Halus

Pawai Budaya yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, tampak begitu meriah, Minggu (28/8/2022). Pasalnya sebanyak 29 peserta yang terdiri dari SMA dan Umum turut menampilkan kemeriahan budaya lokal Bojonegoro.

Siap-siap Berikut Rute Pawai Budaya Bojonegoro 2022

Berikut rute Pawa Budaya Kabupaten Tahun 2022 - Tingkat SMA/SMK/PT/UMUM Start di Jl, P Mas Tumapel, lanjut Jl. Imam Bonjol, Jl. Mastrip, Jl. MH Tamrin, Jl. Panglima Sudirman, Jl, Teuku Umar, Jl. WR Supratman, Jl. Rajawali dan finish di Jl. Imam Bonjol. - Tingkat SD/MI, SMP/MTs Start di Jl, P Mas Tumapel, lanjut Jl. Imam Bonjol, Jl. Mastrip, Jl. MH Tamrin, Jl. Panglima Sudirman, Jl, Teuku Umar, Jl. Kartini finish di Jl. Imam Bonjol.

Kontribusi ExxonMobil Indonesia untuk Negeri

Pagi belum juga terang, namun para Ibu sibuk lalu-lalang menyiapkan dagangan. Para Bapak tak kalah sigap membantu sang istri memanggul hasil bumi dari sepeda motor ke lapaknya. Saat sinar surya menjelang, suasana makin ramai. Ada yang menawar sambil membawa keranjang rotan, melahap lontong tahu kecap untuk sarapan, atau sekadar menikmati secangkir kopi kothok tanpa gula. Teriakan di lorong-lorong membuat pasar begitu penuh energi. Mereka menjajakan barangnya agar terbeli.