Kurun 2 Bulan, 4 Orang Terjangkit Difteri
Penyakit Difteri kembali menyerang warga Bojonegoro. Dalam kurun waktu 2 bulan saja, yaitu bulan Januari dan Februari 2018, sudah ada 4 warga Bojonegoro yang terjangkit penyakit mematikan itu.
Penyakit Difteri kembali menyerang warga Bojonegoro. Dalam kurun waktu 2 bulan saja, yaitu bulan Januari dan Februari 2018, sudah ada 4 warga Bojonegoro yang terjangkit penyakit mematikan itu.
Kasus penyakit difteri yang menjangkit masyarakat di berbagai daerah termasuk di Kabupaten Bojonegoro, perlu ada upaya pencegahan agar penyakit tersebut tidak semakin meluas, salah satunya dengan pemberian vaksin. Bahkan Bupati Bojonegoro, Suyoto menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri di Kota Ledre.
Dinas Kesehatan Bojonegoro akan memberikan Outbreak Response Immunization Difteri (ORI Difteri) kepada 317.000 anak usia 0-19 tahun. Setelah dilakukan pendataan, imunisasi akan dilaksanakan bertahap pada Februari, Juli, dan November.
Meski masih belum menyatakan KLB (kejadian luar biasa), tapi Dinas Kesehatan Bojonegoro masih terus melakukan kewaspadaan salah satunya dengan cara mendeteksi kasus difteri baru dan melakukan penyelidikan epidemiologi.
Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri terjadi di beberapa wilayah. Hingga akhir tahun pada pertengahan Desember ini, untuk Kabupaten Bojonegoro masih aman untuk kasus menular tersebut. Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pengamatan.
Penyakit difteri di tahun 2017 ini belum ditemukan di Kabupaten Bojonegoro, namun pihak Dinkes masih terus melakukan croscheck. Penyakit tersebut rentan menyerang anak-anak usia di bawah 15 tahun. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan imunisasi DPT menjadikan penyakit rentang menyerang.
Penyakit Difteri saat ini menjadi perbincangan nasional termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Penyakit difteri tidak bisa dianggap sepele.