Skip to main content

Category : Tag: Disnakkan


Disnakkan: Salurkan 134.050 Dosin Vaksin PMK Selama Setahun

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro berkomitmen penuh dalam menanggulangi secara serius Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Selama tahun 2022 pihaknya telah menyalurkan 134.050 dosis vaksin PMK, upaya ini untuk mendongkrak imun ternak agar tidak mudah tertular virus.

Disnakkan Larang Sapi dari Luar Masuk ke Bojonegoro, Kenapa?

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro mencegah sapi dari luar daerah agar tidak masuk ke Kabupaten Bojonegoro. Karena mencegah adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) agar tidak menyebar di Bojonegoro, Rabu (11/5/2022).

Disnakkan Himbau untuk Beli Sapi dari Peternak Lokal, ini Nomor Teleponnya...

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H yang bertepatan di tanggal 20 Juli 2021 mendatang terpantau masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Oleh karena itu Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanakkan) Kabupaten Bojonegoro himbau masyarakat untuk membeli hewan ternak lokal yang lebih terjamin kualitas dan kesehatannya.

Disnakkan Salurkan Bantuan Benih Ikan ke Pemerintah Desa

Sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan stok ikan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro menyediakan bantuan berupa bibit benih ikan.

Begini Cara Mendaftarkan Kartu Kusuka Disnakkan

Dalam membantu kesejahteraan para pelaku usaha di bidang perikanan bagi nelayan, pengolah dan pemasaran ikan hingga pembudidaya ikan. Kementrian Kelautan Dan Perikanan melalui Dinas Peternakan Dan Perikanan luncurkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kartu Kusuka).

Kartu Kusuka Bantu Kesejahteraan Pelaku Usaha Perikanan

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro menghimbau kepada para pelaku usaha di bidang perikanan baik nelayan, pengolah dan pemasaran ikan hingga pembudidaya ikan, untuk mendaftarkan Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kartu Kusuka).

Disnakan Bojonegoro Kembangkan Aplikasi Simponi Ternak

Sebagai salah satu upaya dalam menghadapi era industri pertanian 4.0 serta mendukung program pembangunan peternakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, mengembangkan sistem aplikasi berbasis android yaitu Sistem Informasi Pasar Online (SIMPONI TERNAK).