blokbojonegoroTV
Petani Panen Harga Gabah Anjlok, Bupati Kunjungi Gudang Bulog
Petani Panen Harga Gabah Anjlok, Bupati Kunjungi Gudang Bulog
Petani Panen Harga Gabah Anjlok, Bupati Kunjungi Gudang Bulog
Sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro tengah berlangsung panen raya. Namun harga gabah justru anjlok, keluhan sejumlah petani pun terdengar hingga Bupati Bojonegoro. Sehingga, Bupati Anna pun langsung mengunjungi ke Pabrik Bulog MRMP yang berada di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Rabu (1/3/2023).
Imbas akibat anjloknya harga gabah rupanya tidak hanya dirasakan oleh petani saja, namun beberapa pengusaha showroom sepeda motor juga merasakan dampak akibat anjloknya harga gabah.
Sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan anjloknya harga gabah yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Harga gabah saat ini anjlok mencapai Rp3.600 per kilogramnya.
Banyaknya petani yang keluhkan penurunan harga gabah dikarenakan hasil panen yang kurang memuaskan, kini penjual beras juga keluhkan penurunan harga.
Musim panen kali ini bisa dikatakan panen yang tidak menyenangkan bagi para petani padi di Kabupaten Bojonegoro, lantaran harga gabah saat ini sedang anjlok. Akan tetapi hal berbeda dirasakan oleh petani melon di Bojonegoro. Pasalnya hasil panen mereka saat ini bisa dikatakan melimpah dengan harga yang lumayan bagus.
Sejumlah petani padi di beberapa wilayah telah masuk masa panen. Harga jual padi terbilang cukup stabil, yakni masih di atas harga yang ditetapkan pemerintah.
Di tengah pandemi Corona para petani padi di beberapa kecamatan telah masuk masa panen. Meski begitu, para petani tersebut mengeluh karena harga gabah terus turun.
Harga gabah di Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, pada awal masa panen padi melambung hingga berkisar Rp5.300 sampai Rp5.500/kg. Namun mahalnya harga gabah tersebut membuat para petani sangat senang.
Hasil panen padi yang diletakkan di pinggir jalan memancing para pelaku tindak kejahatan untuk mencurinya. Hal itu seperti yang dilakukan oleh pelaku inisial BI dengan mengangkut gabah hasil panen milik petani yang ditinggal pemiliknya.