Skip to main content

Category : Tag: Gadai


Penyaluran OSL Pegadaian Tertinggi dari Kalitidu

Pemakaian dana kredit oleh debitur di PT Pegadaian (Persero) Cabang Bojonegoro mendominasi sepanjang tahun 2016 adalah dari kantor unit Kalitidu. Capaian angka Out Standing Loan (OSL) selama periode tahun 2016 sebesar Rp46,9 miliar.

Tidak Mudah Rusak, Perhiasan Emas Banyak Jadi Agunan

Selain nilainya stabil sehingga cocok untuk investasi, emas juga bisa dijadikan sumber dana darurat dengan sistem gadai. Perhiasan emas masih mendominasi barang yang dipakai agunan di Kantor Pegadaian Cabang Bojonegoro. Tercatat hampir, 90% barang agunan yang saat ini adalah perhiasan emas seperti kalung, gelang, cincin, dan beberapa jenis perhiasan lainnya.

Investasi Emas Pegadaian Bojonegoro Capai 2.000 Account

Berdasarkan kebijakan dari OJK dan BUMN, setiap Cabang Pegadaian diberikan target untuk menuntaskan program tabungan emas. Naiknya harga emas batangan jenis logam mulia PT Antam berpengrauh terhadap investasi emas di kantor PT Pegadaian Bojonegoro.

Saat Tanam, Petani Banyak Datangi Gadaian

Di pertengahan bulan Januari ini, Pegadaian Bojonegoro ramai didatangi petani yang ingin menggadaikan barang berharganya. Karena saat tanam, petani memerlukan modal yang lumayan untuk bibit dan biaya tanam.

Unit Berkurang, Optimis Tetap Penuhi Target

Saat ini unit yang berada di bawah kantor Pegadaian Cabang Bojonegoro berkurang, dari yang sebelumnya ada enam unit pegadaian di tahun 2016 ini hanya tinggal tiga unit, yaitu Padagang, Kalitidu, dan Banjarrejo.

2016, OSL Pegadaian Cabang Bojonegoro Terpenuhi

Sampai akhir tahun 2016, Kantor Cabang Pegadaian Kabupaten Bojonegoro mencatat, jumlah pemakaian dana kredit oleh debitur Out Standing Loan (OSL) memenuhi target. Tercatat sampai akhir tahun, OSL sebesar Rp46,9 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp43 miliar.