#BeritaFoto
Antre Menyebrang
Ditutupnya Jembatan Glendeng yang menghubungkan antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, membuat pengendara memilih memanfaatkan perahu penyebarangan.
Ditutupnya Jembatan Glendeng yang menghubungkan antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, membuat pengendara memilih memanfaatkan perahu penyebarangan.
Nasib naas dialami oleh Feri Ardhiansah anak kecil berusia 10 tahun, warga Desa Trucuk Rt 03 Rw 01, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Feri ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Tambangan Bengawan Solo, Rabu (29/9/2021).
Banyaknya keluhan warga akibat air bengawan solo yang mengalami perubahan warna yang semakin menghitam, Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro mengungkapkan perubahan warna tersebut akibat pencemaran limbah industri Ciu dari hulu sungai.
Sejak beberapa waktu belakangan ini, warna air di Bengawan Solo berubah seperti teh dan bahkan cenderung ke hitam-hitaman. Dugaan kuat karena ada pencemaran limbah dari wilayah hulu.
Tak hanya di pinggir jalan raya, kini Sungai Benggawan solo di Kabupaten Bojonegoro pun dilengkapi dengan halte atau Shelter Air sebagai tempat turun dan naik penumpang yang menggunakan jasa angkutan sungai.
Sesuai arahan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melalui Dinas PU dan SDA Kabupaten Bojonegoro, nantinya wajah Kota Bojonegoro akan tampak cantik dan hijau. Pasalnya, kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin rencananya akan dilebarkan dan digunakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Aktivitas tambang pasir yang diduga ilegal di sepanjang bantaran bengawan solo, tepat berada di dekat jembatan Kaliketek, turut Desa Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro semakin marak.
Meningkatnya curah hujan dalam tiga hari terahir membuat debit air di sungai Bengawan Solo di Bojonegoro pada Senin (15/6/2021) malam meningkat tajam. Kondisi tersebut membuat air berubah menjadi keruh, akibatnya ikan yang ada di sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut mabuk.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mencatat ada 13 peristiwa korban tenggelam di Kabupaten Bojonegoro selama awal bulan Januari hingga saat ini. Korban tenggelam tersebut didominasi terjadi akibat kelalaian aktivitas yang dilakukan pada sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo.
Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, Kabupaten Tuban masuk dalam daftar wilayah berpotensi banjir pada akhir bulan Mei 2021.