Al-Qur’an dan Tafsirnya
Catatan atas Tafsir Kemenag, Gus Baha: Benar Saja Tidak Cukup, Harus Nyaman Dibaca
Ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberi catatan, masukan, sekaligus koreksi terhadap ‘Al-Qur’an dan Tafsirnya’ terbitan Kementerian Agama. Catatan itu diberikan dalam kapasitas Gus Baha sebagai salah satu anggota tim pakar penyempurnaan ‘Al-Qur’an dan Tafsirnya’.