SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo atau lebih dikenal dengan SMAMUDA membuat satu terobosan baru dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Yaitu 'LAB Sains SMAMUDA'. Lab sains ini terletak di selatan Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Sebagai agenda tahunan yang diselenggarakan Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Dua (Muda) Sumberrejo, Drumband Carnival berjalan cukup meriah, Minggu (17/02/2019).
Di Musim Hujan (MH) ini petani harus waspada serangan hama Penggerek Batang Padi Kuning (PBPK). Petani di Bojonegoro menyebut PBPK dengan nama Sundep atau Beluk. Sundep atau Beluk merupakan hama utama pada tanaman padi yang menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen yang tinggi.
Berbagai upaya dilakukan sebagian petani bawang merah di Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro untuk bisa mendapat hasil panen yang maksimal, salah satunya mencegah serangan hama dengan lem tikus.
Dalam sepuluh tahun terakhir ini petani dipusingkan dengan serangan hama tikus sawah. Serangan banyak terjadi di sawah yang biasanya berpola tanam padi-pari-pantun. Karena siklus kehidupannya terus berjalan, karena cadangan makanan selalu tersedia.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna H. Laoly menyebut, regulasi tentang media siber (online) sangat dibutuhkan baik untuk masyarakat maupun untuk awak medianya. Namun, regulasi juga tidak boleh berlebihan, sehingga berpotensi mengekang kebebasan pers dan menyatakan pendapat.
Secara historis Kelahiran Muhammadiyah 106 tahun yang lalu tidak lain kerena diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an. Dan apa yang digerakkan oleh Muhammadiyah tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan riil dan konkrit. Gerakan Muhammadiyah senantiasa diarahkan untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, konkrit dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil alamin (memberikan rahmat bagi seluruh alam “seluruh kehidupanâ€). Dari siniliah maka seluruh gerakan Muhammadiyah di negeri ini, tidak lain adalah sebagai bentuk pengabdian keTuhanan, keUmatan, keBangsaan, dan keIndonesiaan). Komitmen inilah yang juga dalam perspektif Muhammadiyah, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas umat, kualitas masyarakat Indonesia, tanpa melepas karakter, nilai-nilai, dan budaya bangsa pada makna subtantifnya, bukan simbolnya.
Kisah Nabi Muhammad tidak mungkin dilupakan umat Islam. Peranan Muhammad sebagai agen of change akan terus diteladani dan diinternalisasi oleh penganutnya. Hingga setiap 12 Rabiul Awal selalu diperingati sebagai kelahiran sosok yang membentuk hati dan pola pikir umat islam.
etelah beberapa waktu lalu diadakan festival HAM (Hak Asasi Manusia) di Kabupaten Bojonegoro, upaya edukasi pemahamam HAM terus dilakukan. Sehingga seluruh masyarakat terutama di Kota Ledre diharapkan bisa memahami dan peduli HAM yang berada di sekitarnya.